Perang Gaza Ubah Pasar Tenaga Kerja Jadi Ekonomi Bertahan Hidup
- https://www.aljazeera.com/news/2026/3/25/dreams-of-survival-how-war-restructured-gaza-labour-market
Palestina, VIVA Mindset – Profesional Gaza terpaksa ganti profesi demi bertahan hidup pada Rabu, 25 Maret 2026, lulusan seni rupa Abdulrahman al-Awadi jual jasa charge HP di tenda pasar Remal seharga 1-2 syekel per unit akibat blokade Israel hancurkan ekonomi formal tewaskan 80.000 jiwa lumpuhkan sektor seni bisnis tradisional dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 26 Maret 2026.
Abdulrahman al-Awadi, lulusan seni Al-Aqsa University, ceritakan perubahan karier dikutip Al Jazeera.
"Dulu lukis kanvas kini charge HP di tenda terpal dekat rumah; uang tunai langka tapi ini selamatkan keluarga dari kelaparan perang," katanya.
Ia hias stan dengan lukisan lama sambil tunggu pelanggan.
Rami al-Zaygh, peneliti ekonomi Gaza, analisis tren pasar kerja dilansir Al Jazeera.
"Ekonomi bertahan hidup lahir dari kehancuran; seniman dokter insinyur kini jual jagung air charge HP penuhi kebutuhan dasar cegah kematian massal," tegasnya.
95% tenaga kerja formal pindah usaha darurat pasca blokade 18 bulan.
Perang ciptakan lapangan kerja baru seperti charge HP jual makanan di puing.
Hingga kini, belum ada bantuan ekonomi PBB atau pemulihan sektor formal Gaza.