Ketegangan Iran-AS Memuncak: Apa yang Diinginkan Kedua Pihak?
- https://www.aljazeera.com/news/2026/1/29/iran-us-tensions-soar-what-do-both-sides-want
Iran, VIVA Mindset – Ketegangan Iran-AS membara pada Jumat 30 Januari 2026 akibat ancaman militer Trump kirim armada kapal induk kedua ke Laut Arab dan latihan udara besar-besaran di Timur Tengah, picu Iran peringatkan balasan dahsyat dan tolak tuduhan nuklir sambil hadapi protes demonstran tewaskan 6.200 jiwa akibat blokir internet.
Presiden Trump, dikutip dari Al Jazeera, Jumat 30 Januari 2026, tuntut kesepakatan nuklir.
"Iran harus negosiasi kesepakatan adil TANPA SENJATA NUKLIR sebelum terlambat; serangan berikutnya jauh lebih parah," tegasnya di Truth Social, sebut evaluasi opsi militer via Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Marco Rubio pasca sanksi armada bayangan minyak.
Menteri Luar Iran Abbas Araghchi sebut Iran siap damai atau perang.
"Jika AS uji opsi militer, kami siap; tapi pilih dialog bijak," katanya, tuduh AS-Israel kirim agen provokator picu protes dan blokir internet cegah kekerasan.
Senator Lindsey Graham dorong Trump hancurkan infrastruktur rezim Ayatollah tanpa invasi darat.
China kutuk "petualangan militer" AS dan ancam langkah lindungi kepentingan.