DPR: Bendungan Karian Wajib Beri Manfaat Nyata Petani Banten
- https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Pembangunan-Bendungan-Karian-Harus-Bermanfaat-Nyata-dan-Berkelanjutan-bagi-Masyarakat-62330
Rangkasbitung, VIVA Mindset – Wakil Ketua Komisi V DPR RI tuntut Bendungan Karian jadi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan irigasi 22 ribu hektare sawah, air baku 10,6 m3/detik untuk Jabodetabek, pengendali banjir Serang-Lebak, dan listrik mikrohidro 1,8 MW harus terintegrasi sistem Karian Serpong demi ketahanan air nasional.
Kunjungan kerja spesifik Komisi V ke Lebak tekankan pengawasan ketat operasional bendungan senilai Rp2,2 triliun.
Ridwan Bae, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, mengonfirmasi pengawasan tersebut dilansir dari DPR.go.id, Kamis, 15 Januari 2026.
"Bendungan Karian harus beri manfaat nyata berkelanjutan; Karian Serpong Conveyance System wajib dukung air bersih masyarakat, industri, kawasan banjir Banten, koordinasi BMKG-pemda pantau debit curah hujan cegah longsor," katanya.
Ia menambahkan pengelolaan data hidrometeorologi jadi dasar kebijakan responsif petani dan warga.
Ridwan menekankan koordinasi melalui pernyataannya yang dikutip DPR.
"Integrasi sistem air bendungan dorong ekonomi daerah, kuatkan ketahanan air, tingkatkan kesejahteraan Banten-Jabodetabek; pengawasan lintas sektor pastikan bendungan tak mangkrak seperti proyek lain," tegasnya.
Sementara itu, bendungan tampung 315 juta m3 air genangan 1.773 Ha mulai suplai 2026.
Bendungan ini jadi ujian efektivitas PSN air nasional dengan petani Banten andalkan irigasi stabil.
DPR sinergikan Kementerian PU, Banten, BMKG perkuat monitoring operasional.
Hingga kini, belum ada laporan kendala teknis distribusi air yang diumumkan resmi.