Delta Force Serbu Caracas, Maduro Dibekuk AS!
- https://abcnews.go.com/International/live-updates/venezuela-live-updates-trump-give-details-after-us/?id=127792811
Amerika Serikat, VIVA Mindset – Washington, AS – Amerika Serikat melancarkan operasi militer besar-besaran di Venezuela yang berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores melalui serangan mendadak di Caracas, pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026 waktu setempat.
Operasi "Absolute Resolve" yang melibatkan Delta Force, lebih dari 150 pesawat tempur, helikopter terbang rendah, dan penonaktifan sistem pertahanan udara Venezuela memicu ledakan dahsyat di ibu kota yang mematikan sebagian wilayah dan menewaskan puluhan orang.
Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengonfirmasi detail operasi dilansir dari CBS News, Minggu, 4 Januari 2026.
"Pesawat-pesawat lepas landas dari 20 pangkalan di belahan barat, helikopter terbang hanya 100 kaki di atas air menuju Caracas dengan perlindungan drone dan jet tempur, sistem pertahanan udara Venezuela dinonaktifkan sepenuhnya," kata Caine dalam konferensi pers bersama Presiden Trump di Mar-a-Lago.
Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dari pihak AS meski satu helikopter rusak akibat tembakan darat.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan melalui wawancara yang dikutip ABC News bahwa karantina minyak Venezuela tetap berlaku.
"Kami tidak berniat menguasai Venezuela secara langsung, tetapi akan memastikan transisi aman dengan pengawasan ketat terhadap ekspor minyak," tegasnya.
Maduro kini berada dalam tahanan federal AS menghadapi dakwaan narkoba, sementara Wakil Presiden Delcy Rodríguez menjadi pelaksana tugas presiden.
Insiden ini memicu kecaman dunia dengan Rusia menyebutnya agresi bersenjata dan Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat, sementara harga minyak Brent melonjak 8% akibat blokade.
Gedung Putih menegaskan operasi terbatas hanya untuk menangkap Maduro.
Hingga kini, belum ada angka resmi korban sipil yang diumumkan Pentagon.