Seismograf Alat Pengukur Gempa, Ini Cara Kerjanya
- ThinkStock
Menurut beberapa ahli Seismograf pun belum bisa disebut sempurna seperti saat ini. Awalnya, alat ini hanya mendeteksi gerakan horizontal saja, Bahkan, sebelum era digital saat ini, alat tersebut hanya dapat merekam data gempa pada film fotografi. Ukurannya pun hanya mencapai 16mm.
Dengan terus berkembangnya teknologi, alat seismograf pun dapat merekam gerakan-gerakan dalam bentuk vertikal maupun lateral. Perekamannya pun menggunakan sistem komputer ditambah konverter analog ke digital yang selalu terhubung dengan jaringan internet.
Maksud dari Skala Richter dalam Ukuran Gempa
Seismograf bekerja dengan merespon guncangan pada bumi. Selanjutnya, menggambarkan datanya dalam bentuk seismogram. Data tersebut memiliki fungsi dalam mendeteksi lokasi serta karakterisasi gempa bumi. Sekaligus mempelajari struktur internal bumi itu sendiri.
Setelah hasil seismogram, alat pengukur gempa menggunakan skala Richter dalam menerjemahkan besaran guncangan. Skala ini menggunakan prinsi algoritma didalammnya. Dengan prinsip tersebut setiap langkah pada skala menunjukan kekuatan 10 kali lebih hebat dari pada alat pengukur gempa yang ditemukan terdahulu.
Misalnya, guncangan gempa dengan kekuatan 5 skala Richter memiliki arti bahwa getaran itu memiliki kekuatan 10 kali dari gempa ukuran 4 skala richter. Juga 100 kali lebih kuat dari gempa dengan kekuatan 3 skala richter.