Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
- Dok. BPJS Kesehatan/ VIVA Mindset
Jakarta, VIVA Mindset – BPJS Kesehatan memaparkan capaian penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sepanjang tahun 2025 melalui Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan Program JKN terus menunjukkan perannya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Ketika masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya yang besar, mereka dapat terus berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," ujar Pujo.
Hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta Program JKN tercatat mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia.
Tingginya kepesertaan tersebut diikuti dengan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan. Sepanjang tahun 2025, Program JKN mencatat lebih dari 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan atau lebih dari 1,9 juta pemanfaatan layanan setiap hari.
Pujo menilai capaian tersebut menunjukkan peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN, sekaligus menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas semakin mudah diakses oleh peserta di seluruh Indonesia. Selain itu, BPJS Kesehatan secara konsisten memperkuat transformasi digital melalui berbagai kanal layanan," kata Pujo.
Layanan digital yang tersedia meliputi Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA melalui nomor 08118165165, serta Care Center 165.
Selain itu, BPJS Kesehatan didukung oleh 23.770 FKTP, 3.194 FKRTL, dan 6.190 fasilitas kesehatan penunjang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pujo menjelaskan pengelolaan Dana Jaminan Sosial Kesehatan terus dijaga agar tetap sehat dan berkelanjutan.
Hingga akhir 2025, aset bersih DJS Kesehatan mencapai Rp30,04 triliun dengan kemampuan memenuhi estimasi pembayaran klaim selama 1,88 bulan. Hasil investasi Dana Jaminan Sosial Kesehatan juga tercatat sebesar Rp3,94 triliun.
Pujo menegaskan keberhasilan Program JKN merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Keberhasilan Program JKN merupakan hasil gotong royong seluruh bangsa. BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar Program JKN tetap berkelanjutan. Dengan Program JKN yang kuat, kita optimis dapat membangun masyarakat yang sehat sebagai fondasi SDM unggul menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing," kata Pujo.