TNI AL Gelar Operasi Trisila Perkuat Kesiapan Tempur Prajurit
- https://m.antaranews.com/amp/berita/5590068/tni-al-perkuat-kesiapan-prajurit-lewat-latihan-pendaratan-di-palu
Militer, VIVA Mindset – Satgas Operasi Trisila II TNI AL gelar latihan pendaratan amfibi pada Senin, 1 Juni 2026. Latihan tersebut dipusatkan di kawasan Pantai Kampung Nelayan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Operasi Trisila II TNI AL menjadi langkah dalam menegakkan kedaulatan negara, mengawal penegakan hukum, serta menjamin stabilitas kawasan laut Indonesia.
Wakil Komandan Satgas Operasi Trisila II Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji menyebut, pelaksanaan Operasi Trisila II TNI AL ini fokus pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, termasuk kawasan strategis Selat Makassar.
“Pada tahap kedua ini kegiatan dilaksanakan di ALKI II, khususnya kawasan Selat Makassar yang memiliki nilai strategis bagi pelayaran dan keamanan maritim nasional,” jelasnya dalam Antara News, Selasa, 2 Juni 2026.
Operasi Trisila II TNI AL selain melibatkan unsur personel juga menerjunkan sejumlah alutsista, yakni KRI Teluk Kupang-519, helikopter Panther HS-1310, serta peleton pasukan marinir.
Melalui latihan pendaratan amfibi, kemampuan teknis para personel terus diasah dalam menjamin stabilitas perairan dari potensi ancaman maritim.
Lanal Palu memberikan dukungan terhadap Operasi Trisila II TNI AL dan menjadi bagian dari sinergi antar unsur TNI AL dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) hingga melibatkan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI AL hadir di tengah masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” jelas Komandan Lanal Palu Mar M. Ali Wardhana.
Komandan Lanal Palu Mar M. Ali Wardhana pun menyebut dalam mendukung latihan Operasi Trisila II TNI AL di wilayah Palu, Lanal mengerahkan seluruh sumber dayanya demi kelancaran kegiatan.
Mulai dari persiapan pengamanan wilayah, koordinasi lapangan, serta penyediaan fasilitas pangkalan bagi setiap unsur yang terlibat.
“Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan operasional prajurit serta kemampuan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Lanal Palu berkomitmen memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Pemilihan lokasi di Kota Palu berdasar pada kawasan Selat Makassar yang kerap menjadi jalur strategis penghubung wilayah utara dan selatan Indonesia.