Indonesia dan Jepang Resmi Kerja Sama Perkuat Industri Pertahanan
- https://m.antaranews.com/foto/5552851/indonesia-dan-jepang-teken-kerja-sama-pertahanan?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=related_news
Jakarta, VIVA Mindset – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi secara resmi menandatangani kesepakatan penting Defense Cooperation Agreement (DCA) atau kesepakatan kerja sama pertahanan.
Penandatanganan DCA tersebut diselenggarakan dalam acara bertajuk “Indonesia – Jepang Defense Ministers Meeting” tahun 2026 di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Mei 2026.
“Kami berdua sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga di bidang pembangunan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara Indonesia dan Jepang dengan memperhatikan kepentingan nasional masing-masing,” terang Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kesepakatan bersama di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Mei 2026, mengutip Antara News.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengadakan hubungan kerja sama pertahanan tersebut menjadi langkah kerja sama bilateral antara Indonesia – Jepang yang berdampak pada penguatan sektor industri pertahanan untuk kepentingan kapasitas industri dalam negeri.
Penguatan kapasitas industri dalam negeri tersebut melalui berbagai kerja sama, yakni transfer teknologi dengan pengembangan alutsista hingga pengembangan teknologi militer lainnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui latihan militer bersama, pelatihan teknis personel, dan keamanan maritim.
“Kesamaan nilai-nilai dasar ini akan memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas, tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga kawasan secara keseluruhan,” pungkas Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi.
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi pun menilai, karena Indonesia – Jepang memiliki kesamaan sebagai negara kepulauan dan berada di wilayah Ring Of Fire yang rawan akan bencana alam, kerja sama ini diperkuat pula untuk misi kemanusiaam dengan berbagi keahlian untuk manajemen bencana serta koordinasi cepat saat terjadi bencana di kedua kawasan tersebut.
Meski poin-poin kerja sama inti digelar dalam pertemuan tertutup di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, hubungan dan kerja sama pertahanan Indonesia – Jepang tersebut dibangun atas prinsip yang bersifat substantif dan saling menguntungkan.
“Kami sepakat untuk mendorong kerja sama substantive di bidang industri pertahanan dan pembangunan kapasitas personel dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional masing-masing,” ujar Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin.