Enam Tanda Anak Speech Delay Berdasarkan Usia

Speech Delay Pada Anak
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/young-woman-doing-speech-therapy-with-little-boy_18683349.htm

Parenting, VIVA Mindset –Moms Dilansir dari Raising Children.net. au, keterlambatan bahasa (language delay) terjadi ketika anak mengalami kesulitan yang tidak biasa untuk usianya dalam memahami atau menggunakan bahasa lisan. Kesulitan ini bisa berupa lambatnya merespons bahasa memahami atau menggunakan kata-kata, mengucapkan kata pertama dan memahami atau menyusun kata menjadi kalimat. Keterlambatan bahasa terkadang berkaitan dengan autisme epilepsi tuli atau gangguan pendengaran. Namun banyak kasus terjadi tanpa penyebab yang diketahui. Di artikel ini kita akan membahas tanda anak speech delay.

Tanda Keterlambatan Bahasa Berdasarkan Usia

1.Usia 6 Bulan

Anak tidak mencoba melakukan kontak mata saat moms memanggilnya, atau tidak menoleh kepada suatu objek ketika sedang membicarakan objek tersebut.

2. Usia 12 Bulan

Anak tidak bermain permainan bergantian seperti cilukba dan tidak mencoba berkomunikasi menggunakan suara gerakan atau kata-kata dan tidak mencoba berkomunikasi saat membutuhkan bantuan.

3. Usia 18 Bulan

Anak tidak menanggapi instruksi atau pertanyaan sehari-hari seperti "Dadah" "Mana Ayah" atau "Berikan bolanya" dan belum mengucapkan kata tunggal.

4. Usia 2 Tahun

Anak belum mengucapkan sekitar 50 kata berbeda dan tidak menggabungkan 2 kata atau lebih (misalnya "Lagi minum") hanya meniru kata atau frasa dari orang lain dan belum menyebutkan setidaknya satu warna atau tidak merespons instruksi sederhana sehari-hari.

5. Usia 3 Tahun

Anak tidak menggabungkan kata menjadi frasa atau kalimat yang lebih panjang (misalnya- "Tolong aku Ibu") tidak merespons instruksi atau pertanyaan yang lebih panjang, atau tidak tertarik pada buku.

6. Usia 4-5 Tahun ke Atas

Anak masih kesulitan mempelajari kata baru menggunakan kalimat pendek dan sederhana, sering menghilangkan kata penting, dan sulit menggunakan kalimat yang benar atau tidak memahami arti kalimat atau cerita.