Resident Evil Requiem Sudah Bisa Dimainkan, Siap Uji Nyalimu?
- https://xboxwire.thesourcemediaassets.com/sites/2/2025/06/Resident-Evil-Requiem-Grace-Key-Art-8dbdf81f6b8d5d66b5f0.jpg
Game, VIVA Mindset –Kabar gembira buat kalian para penggemar genre survival horror, karena entri utama kesembilan dari franchise legendaris garapan Capcom akhirnya rilis. Dikutip dari halaman resmi Steam, Resident Evil Requiem sudah bisa dimainkan secara global mulai 27 Februari 2026. Game ini menjanjikan pengalaman horor bertahan hidup yang bikin merinding, memadukan elemen klasik dengan sentuhan modern yang fresh banget. Buat kalian yang sudah menantikan kelanjutan kisah dari semesta Raccoon City, ini adalah momen yang pas untuk kembali menyelami mimpi buruk tersebut.
Dilansir dari TechRadar, perilisan game ini dilakukan serentak di berbagai platform masa kini, mulai dari PlayStation 5, Xbox Series X dan S, PC, hingga konsol Nintendo Switch 2. Menariknya, walau hadir dengan grafis memukau berkat RE Engine yang canggih, game ini terbukti sangat ramah untuk perangkat genggam gengs. Merujuk pada ulasan dari TechPowerUp, Resident Evil Requiem berjalan sangat lancar dan playable di Steam Deck, bahkan dengan pencahayaan fotorealistis dan tekstur lingkungan yang sangat detail. Pengembang tampaknya benar-benar memikirkan optimalisasi agar ketegangan bermain tetap maksimal meski di layar kecil.
Kombinasi Dua Karakter Utama Yang Bikin Merinding
Satu hal yang bikin Resident Evil Requiem terasa unik dan beda dari dua seri sebelumnya adalah kehadiran dua karakter yang bisa dimainkan dengan gaya bermain yang sangat kontras. Dikutip dari Wikipedia, pemain akan bergantian mengendalikan agen veteran Leon S. Kennedy dan seorang analis FBI baru bernama Grace Ashcroft. Grace diceritakan sedang menginvestigasi misteri kematian ibunya di sebuah hotel yang terbengkalai. Gameplay Grace difokuskan pada horor bertahan hidup sejati dengan sumber daya terbatas ala Resident Evil 7, di mana kalian harus memutar otak untuk meracik item dari darah musuh. Sementara itu, Leon hadir untuk menyelidiki wabah bioterorisme di wilayah Midwest, menawarkan aksi yang lebih intens dan mendebarkan dengan persenjataan yang lebih lengkap.
Asyiknya lagi, dilansir dari Xbox Wire, game ini memberikan kebebasan bagi pemain untuk mengubah sudut pandang kamera sesuka hati. Kalian bisa memilih antara mode first-person yang imersif untuk merasakan kengerian dari jarak dekat saat memakai Grace, atau beralih ke mode third-person yang memberikan kesadaran spasial lebih luas. Kebebasan visual ini sangat membantu ketika kalian harus menghindari deteksi musuh yang mengintai di setiap sudut gelap, atau saat sedang dikepung oleh kawanan zombie yang brutal.