Milenial Parent Rentan Burnout, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Budaya perbandingan berdampak pada kesehatan mental orang tua.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-laptop-4474035/

Parenting, VIVA Mindset –Di era digital, menjadi orang tua bukan sekadar merawat anak, tetapi juga tentang bertahan di tengah gempuran informasi. Milenial parent kini menghadapi tekanan sosial yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya. Media sosial, meski informatif, sering kali memicu budaya perbandingan yang menjadi akar dari kelelahan emosional atau parental burnout.

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

Apa Itu Parental Burnout dan Mengapa Milenial Berisiko?

Dilansir dari berbagai sumber kesehatan, parental burnout adalah kondisi kelelahan luar biasa akibat stres berkepanjangan dalam menjalani peran sebagai orang tua. Milenial menjadi kelompok paling rentan karena mereka hidup di dua dunia: dunia nyata yang melelahkan dan dunia digital yang menuntut kesempurnaan.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

1. Standar Parenting yang Terlalu Sempurna

Media sosial sering kali hanya menampilkan "potongan film terbaik" dari sebuah keluarga. Anak yang selalu tenang, rumah yang estetik, dan orang tua yang selalu sabar menciptakan standar yang tidak realistis. Tanpa sadar, banyak orang tua merasa gagal karena membandingkan kehidupan nyata mereka yang berantakan dengan potret yang sudah disaring.

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

2. Budaya Perbandingan yang Memicu Rasa Bersalah

Secara psikologis, manusia cenderung melakukan social comparison. Paparan terus-menerus terhadap keberhasilan orang lain membuat milenial parent sering bertanya: "Apakah aku sudah cukup baik?" atau "Kenapa anakku tidak seunggul anak mereka?". Rasa bersalah yang menumpuk inilah yang perlahan menurunkan kepercayaan diri.

3. Overload Informasi dan Decision Fatigue

Berbeda dengan generasi dulu, milenial dibanjiri ribuan tips parenting setiap harinya. Alih-alih membantu, banyaknya metode yang saling bertentangan justru menyebabkan decision fatigue atau kelelahan mental akibat terlalu banyak pilihan. Orang tua menjadi takut membuat kesalahan sekecil apa pun.

Tanda-Tanda Burnout pada Orang Tua yang Perlu Diwaspadai

Sering kali kita menganggap rasa lelah mengasuh anak sebagai hal yang lumrah. Namun, waspadalah jika lelah tersebut menetap, karena bisa jadi itu adalah gejala parental burnout. Mengutip dari laman Alodokter, berikut adalah beberapa tanda yang harus Anda perhatikan :

·       Frustrasi Akut: Merasa tidak pantas atau gagal menjadi orang tua.

Halaman Selanjutnya
img_title