Periksa Makanan Anak! Bahaya Gula Berlebih serta Batas Konsumsi yang Aman
- https://www.alodokter.com/hati-hati-gula-berlebih-dapat-mengganggu-tumbuh-kembang-anak
Parenting, VIVA Mindset – Anak-anak umumnya menyukai makanan dan minuman manis, mulai dari cokelat, permen, hingga minuman kemasan. Padahal tubuh anak masih memiliki batasan tertentu dalam pengonsumsian gula. Konsumsi gula berlebih pada anak bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan merek, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dikutip dari jurnal American Academic of Pedriatics, American Heart Asociation (AHA) merekomendasikan bahwa sebaiknya anak-anak tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh (25 gram) gula tambahan per hari. AHA juga merekomendasikan sebaiknya anak-anak tidak mengonsumsi lebih dari satu minuman masin berukuran 8 ons per minggu, serta bagi anak berusia di bawah 2 tahun sebaiknya menghindari konsumsi gula tambahan.
Sekilas informasi tersebut membuat para orang tua mungkin merasa ‘ribet’ jika harus memperhatikan makanan apa yang masuk ke dalam tubuh anak. Namun hal itu memang sepatutnya dilakukan untuk menjaga kesehatan anak di masa depan dan meminimalisir dampak negatif jika asupan gula pada anak berelbih. Beberapa dampak yang bisa ditimbulkan antara lain meliputi:
1. Kerusakan gigi
Kandungan gula dalam makanan meningkatkan risiko kerusakan gigi, terutama apabila anak tidak terbiasa membersihkan giginya secara teratur.
2. Berat badan berlebih
Setiap anak memiliki standart berat badan yang sesuai dengan usianya, apakah masih termasuk kategori normal, kurang, atau berlebih. Konsumsi gula di luar batas wajar diiringi dengan kurangnya aktivitas fisik bisia menjadi penyebab anak mengalami obesitas.
3. Penurunan daya otak
Dikutip dari website resmi alodokter, sebuah penelitian menyatakan bahwa mengonsumsian gula berlebih pada anak bisa menganggu fungsi kemampuan oatak secara optimal. Oleh karena itu ana-anak dianjurkan untuk mengonsumsi gula sesuai dalam batas wajar.
4. Penyakit diabetes
Penggunaan gula yang berlebih pada anak yang berlanjut hingga dewasa bisa meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes. Dilansir dari salah satu dosen UM Surabaya dalam website resminya bahwa konsumsi minuman kemasan di pasaran bisa memberikan efek yang tidak baik pada tubuh karena kandungan gulanya yang tinggi.
Dengan berbagai dampak konsumi gula berlebih pada anak maka alangkah baiknya para orang tua benar-benar memperhatikan asupan gula yang masuk pada anak, terutama lebih cermat dalam memilih makanan maupun minuman kemasan demi kesehatan anak.