Jangan Sering Memanjakan Anak! Kenali Tanda-Tandanya

Keseimbangan dalam mendidik anak
Sumber :
  • https://st.network/analysis/top/spoiling-is-not-love.html

Parenting, VIVA Mindset – Sebagai orang tua, pasti berharap yang terbaik untuk anak-anaknya. Acap kali, terlalu lembut kepada anak bisa jadi membuat anak manja dan egois. Sayang tentu boleh tapi, jangan sampai memanjakan anak dan memberikan kasih sayang berlebih karena, bisa membentuk tumbuh kembang anak.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

Anak yang manja bisa menjadi pribadi yang membangkang, tak bertanggung jawab, dan egois juga, kurangnya pemecahan masalah dalam hidup. Jadi, anak yang manja lebih bergantung dengan orang dewasa dan tidak bisa hidup mandiri.

Lalu, apa sih maksudnya memanjakan anak?

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Dikutip dari Primaku, “memiliki gaya permissive parenting dalam membesarkan anak. Permissive artinya adalah membiarkan atau memperbolehkan anak untuk melakukan dan mengatakan apapun yang mereka suka tanpa ada batasan, sehingga anak sulit memahami batas antara boleh-tidak boleh dan benar-salah.”

Berikut hal-hal memanjakan anak:

img_title Ayah Hadir, Anak Lebih Siap Menghadapi Masa Depan

- Gaya permissive

- Mengikuti tantrum si anak

- Berusaha mengikuti kemauan si anak

- Memuji anak berlebihan

- Biarkan memaksakan kehendaknya kepada orang lain

Tanda-Tanda Anak Manja:

- Anak yang manja tidak bisa berlaku disiplin.

- Manipulatif

- Bersikap tidak menyenangkan

- Dapat mengalami masalah pergaulan di sekolah

- Cenderung tidak sopan

- Menuntut hal-hal dari orang sesuai kemauannya

Dalam hidup harus ada keseimbangan salah satunya, dalam mendidik anak. Anak yang semuanya harus dia dapatkan menjadi tanda peringatan bagi para orang tua. Memberikan kasih sayang boleh saja asal tidak berlebihan. Dan perlu diingat manja bukan cinta yang sesungguhnya.