Hati - hati! Kenali Cara Menangani Gejala Antisosial Yang Muncul Pada Anak

Antisosial bukan sekadar introvert
Sumber :
  • https://www.dailymail.co.uk/news/article-7527349/Antisocial-behaviour-kids-attachment-problems-fathers-cost-society-12-700-year.html

Parenting, VIVA Mindset – Mayoritas orang menganggap bahwa antisosial memiliki makna anak yang berkepribadian introvert, orang yang sulit bergaul dengan orang lain. Padahal, kepribadian antisosial merupakan sesuatu yang lebih kompleks dari sekadar sulit bergaul dan termasuk salah satu gangguan kesehatan mental. Seorang anak yang berkepribadian ini akan membuat orang lain marah atau memperlakukan orang lain dengan kejam secara sadar dan tanpa ada rasa penyesalan.

img_title Cara Mengatasi Anak Susah Makan dan GTM: Panduan Aturan Feeding Rules IDAI

Pertanda yang paling menonjol dari seorang antisosial adalah tidak adanya empati, manipulatif, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap perilakunya. Yang lebih mengkhawatirkan adalah gejala ini dapat muncul sebelum anak berusia 15 tahun.

Gangguan tersebut umumnya disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari faktor keturunan, pengaruh lingkungan, pola pengasuhan, hingga adanya gangguan pada fungsi bagian tertentu di otak.

img_title Terlalu Sering Membentak Anak? Ini Dampak Buruk bagi Otak dan Solusi Memperbaikinya

Upaya penanganan gangguan kepribadian antisosial difokuskan pada pencegahan tindakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain, sekaligus membantu dan membina penderitanya agar mampu berinteraksi dan berfungsi secara baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Adapun beberapa bentuk penanganan gangguan kepribadian antisosial untuk anak antara lain sebagai berikut.

img_title Memahami Akar Masalah Kehilangan Motivasi Belajar Anak

Psikoterapi
Psikoterapi atau terapi perilaku mencakup pengelolaan emosi dan amarah, penanganan kecanduan alkohol atau zat tertentu, serta terapi untuk gangguan kesehatan mental lain yang menyertai.

Pemberian obat
Dokter dapat meresepkan obat penstabil suasana hati, obat penenang, ataupun antipsikotik apabila muncul gejala gangguan mental dan emosional, seperti rasa cemas, kesulitan mengontrol emosi, atau dorongan melakukan perilaku negatif.

Perawatan di rumah sakit
Rawat inap dapat menjadi alternatif untuk mencegah atau menangani penyalahgunaan zat atau obat terlarang yang dialami penderita gangguan kepribadian antisosial. Meski demikian, metode ini masih menjadi perdebatan karena dinilai berpotensi mengganggu sistem dan aktivitas di lingkungan rumah sakit.