Mengapa Anak Remaja Lebih Suka Menghabiskan Waktu dengan Teman-Temannya

Anak Remaja dan Teman-Temannya
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/teenagers-taking-selfie_4143732.htm

Parenting, VIVA Mindset –Moms ternyata anak remaja juga bisa mood swing lo Dilansir dari Raising Children.net, masa remaja adalah periode perubahan besar dalam aspek sosial emosional dan hubungan. Pada usia pra-remaja (9-15 tahun) anak sibuk menemukan identitas diri yang mandiri, mengembangkan otonomi tubuh dan menguji kemampuan mereka. Perubahan ini seringkali menghasilkan suasana hati yang kuat emosi intens dan keinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman sebaya daripada keluarga. Moms hubungan positif antara orang tua dan remaja sangat penting untuk perkembangan sosial dan emosional mereka. Di artikel ini kita akan membahas perubahan mood pada anak remaja

img_title Batasi Layar Gawai: Kunci Cegah Isolasi Sosial Remaja Sejak Dini

Tiga Perubahan Utama pada Anak Pra-Remaja

1.Perubahan Sosial dan Identitas

img_title Menangkal Krisis Identitas Remaja Akibat Paparan Algoritma dan Media Sosial

Saat remaja anak sangat sibuk mencari tahu siapa dan dimana posisi mereka di dunia ini. Moms mungkin akan melihat anak mencoba hal-hal baru seperti gaya berpakaian subkultur musik atau kelompok pertemanan yang berbeda. Adapun hal hal yang dapat mepengaruhi pilihan mereka yakni teman, keluarga media dan budaya. Selain itu mereka juga menuntut kemandirian yang lebih besar misalnya tentang cara mereka bepergian bagaimana menghabiskan waktu dan untuk apa mereka membelanjakan uang. Anak juga mungkin ingin mengambil tanggung jawab lebih di rumah dan sekolah. namun mereka cenderung mencari pengalaman baru termasuk pengalaman yang berisiko. Karena bagian otak yang mengelola konsekuensi dan risiko masih berkembang.

2. Perubahan Emosional dan Perasaan

img_title Menjaga Kesehatan Mental Remaja di Tengah Tekanan Ujian dan Sekolah

Anak remaja mungkin menunjukkan emosi yang kuat dan intens.  Suasana hati mereka tampak tidak terduga. Mood swing ini terjadi sebagian karena mereka masih belajar mengontrol dan mengekspresikan emosi dengan cara dewasa. Mereka juga menjadi lebih sensitif terhadap orang lain dan seringkali terlalu sadar akan penampilan fisik mereka. Mereka mungkin membandingkan tubuh mereka dengan teman sebaya. Selain itu kemampuan pengambilan keputusan mereka masih berkembang. Sehingga mereka sering bertindak tanpa memikirkan konsekuensi terlebih dahulu.

3. Perubahan Hubungan

Moms mungkin menyadari anak ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman dan dibandingkan dengan keluarga. Disaat yang sama moms mungkin lebih sering berdebat dengan anak. Hal ini normal karena anak mencari kemandirian dan mulai berpikir lebih abstrak. Memahami bahwa konflik cenderung memuncak di awal masa remaja dapat membantu Perubahan ini menunjukkan bahwa anak sedang tumbuh menjadi individu yang utuh dan konflik yang sering terjadi saat ini kecil kemungkinannya akan mempengaruhi hubungan jangka panjang Anda.