Menguak Misteri Amanda Dalam Game Amanda The Adventurer
- https://www.ldplayer.net/games/com-second-drisschtita-amanda-on-pc.html
Game, VIVA Mindset –Amanda adalah gadis Afrika-Amerika berkulit almond gelap dengan rambut dua kepang afro dan mata cokelat yang tampak seperti boneka ketika stabil, namun berubah berkedut saat ia tidak stabil. Ia biasanya memakai kaus kuning, celana pendek biru tua, kaus kaki ungu, dan sepatu kuning.
Di permukaan, Amanda tampak seperti karakter ramah untuk acara anak-anak. Namun, ia sadar bahwa dirinya berada dalam sebuah program TV, dan kesadarannya melampaui batas layar. Semakin banyak episode yang ditonton Riley Park, sang karakter utama dalam game, semakin jelas bahwa Amanda berubah menjadi agresif dan memaksa penonton mengikuti pilihannya. Jika Riley membuatnya terlalu marah, makhluk misterius akan menyerang Riley, meski di beberapa kesempatan Amanda menunjukkan kepedulian.
Rekaman di Perpustakaan Umum Kensdale menunjukkan bahwa Amanda sebenarnya tidak sepenuhnya jahat. Ia bersikap kekanak-kanakan, mudah marah, dan terkadang sarkastis, terutama terhadap Wooly. Diketahui pula bahwa Amanda telah lupa masa lalunya sebagai Rebecca Colton, dan hanya mengingat potongan memori ketika Riley menyebut hal yang berkaitan dengannya. Di game ketiga, tujuannya adalah mengembalikan pecahan jiwa Rebecca ke tubuh aslinya, yang membuat Amanda perlahan kembali sadar.
Amanda terlihat lebih antagonis di game pertama karena ia mengira Riley bersekutu dengan Wooly, yang ternyata berisi jiwa karyawan Hameln, pihak yang membuat Amanda terjebak dalam situasinya. Di game selanjutnya, tanpa Wooly, Amanda tampak lebih rapuh dan memandang Riley sebagai figur keluarga.