Bukan Sekadar Ngemil! Ini Alasan Psikolog Anjurkan Snacking Time Bareng Anak

Ilustrasi Anak-anak saat makan bersama.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/three-toddler-eating-on-white-table-1001914/

Parenting, VIVA Mindset – Di tengah kesibukan dunia modern, waktu berkualitas antara orang tua dan anak sering kali menjadi hal yang langka. Namun, menurut Psikolog Anak dan Remaja Anastasia Satriyo, M.Psi., Psikolog, ada cara sederhana namun bermakna untuk menjaga kehangatan hubungan keluarga: melalui momen makan camilan atau “snacking time.”

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

“Justru di sinilah kekuatan pengasuhan reflektif bekerja. Kita mengubah rutinitas menjadi ruang emosional yang aman untuk membangun hubungan dan jati diri anak,” ujar Anastasia Satriyo, M.Psi dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025. Dikutip dari antaranews.com

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

Anastasia menjelaskan, meski terlihat sederhana, momen seperti menikmati camilan bersama memiliki makna mendalam. Di waktu santai ini, anak bisa merasa dilihat, dihargai, dan dicintai tanpa tekanan.

“Snacking time memberi kesempatan bagi anak untuk bercerita apa pun kepada orang tua tentang teman, sekolah, atau perasaan mereka. Dari sini, hubungan emosional bisa tumbuh lebih kuat,” katanya.

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Ia menambahkan, ketika anak merasa nyaman berbicara di suasana yang ringan, mereka akan lebih terbuka dan percaya kepada orang tuanya. Momen kecil seperti ini juga membantu anak membangun rasa aman dan kepercayaan diri.

Di era yang serba cepat ini, banyak orang tua terjebak dalam rutinitas kerja yang padat sehingga kehadiran mereka sering kali hanya bersifat fisik. Anastasia menekankan pentingnya hadir secara emosional, bahkan dalam waktu singkat.

“Kehadiran yang hangat jauh lebih bermakna dibanding waktu yang panjang tanpa koneksi emosional,” tuturnya.

Dengan memanfaatkan waktu santai untuk sekadar duduk bersama dan menikmati camilan, orang tua bisa menunjukkan perhatian nyata kepada anak sebuah hal sederhana yang justru memiliki dampak besar bagi tumbuh kembang emosional mereka.

Menurut Anastasia, anak-anak tidak membutuhkan hadiah mahal atau perjalanan mewah untuk merasa dicintai. Justru interaksi kecil yang konsisten dan tulus membuat mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan kasih sayang.

“Melalui rutinitas seperti snacking time, orang tua dapat membuka ruang refleksi dan komunikasi dua arah yang sehat, Itulah yang membentuk dasar bonding antara anak dan orang tua.” Jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title