Bimbing Remaja Anda Memilih Jurusan Kampus Untuk Masa Depannya

ilustrasi anak remaja dengan banyak pilihan jurusan
Sumber :
  • https://giraffelearning.ca/blog-8-why-is-it-so-difficult-to-decide-your-teens-university-major/

Parenting, VIVA Mindset –Selepas studi sekolah masa menegah atas, pada umumnya anak akan melewati masa-masa perkuliahan di perguruan tinggi. Hal dasar memulai perjalanan si remaja diawali dengan memilih jurusan universitas. Pada masa ini, dukungan dan bimbingan orang tua sangat diperlukan. Ajarkan kepada si remaja untuk mulai mempertimbangkan minat pribadi, kekuatan dan nilai-nilai mereka.

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

Pinta remaja anda untuk mulai memperhatikan minat karakter atau bahkan karir potensial dan prospek pasar kerja dari jurusan yang dipertimbangkan. Selain itu pula, didik remaja untuk mengamati dan menilai biaya program selama masa perkuliahan. Agar anak anda memiliki kepekaan sosial terhadap sekelilingnya.

Selain daripada itu, tanamkan pada anak anda bahwa proses perkuliahan adalah proses menuntut ilmu dan juga untuk bertumbuh, berinteraksi, dan berkembang bersama masyarakat di dunia kerja nantinya. Dunia perkuliahan adalah awal persiapan dasar yang menuntun anak berpikir global dalam dunia akademik. Rekayasa kehidupan selanjutnya terpampang dalam latar perkuliahan.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

Berikut 4 hal yang perlu diperhatikan orang tua terhadap pilihan si remaja dalam mengambil jurusan perguruan tinggi untuk masa depannya:

1.      Nilai minat si remaja:

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Ajak si remaja untuk memikirkan kembali mata pelajaran favoritnya di sekolah, hobi, atau hal-hal yang dikerjakannya di waktu luang. Mengembangkan minat karakternya bisa menjadi pemicu alami untuk menjadikannya sebagai fokus studi akademiknya. Pinta anak untuk menilai diri sendiri, agar ia menerima baik-kurangnya yang ada dalam dirinya

2.      Kenali kekuatanmu

Kekuatan tidak hanya berupa kekuatan fisik. Kekuatan emosional dan spiritual mampu menjadi kekuatan terdalam setiap anak. Setiap anak memiliki kekuatannya sendiri-sendiri, yang kemudian mampu menjadi bakat alami anak. Seperti halnya kemampuan menulis yang baik, kepemimpinan baik, atau ketelitian dan kejelian berkutat dengan angka

3.      Renungkan nilai-nilaimu

Merenung tidaklah suatu hal yang buruk. Tetapi dengan mengajak anak anda untuk merenungkan pilihan-pilihannya, anak akan terpicu untuk melihat hal-hal di bawah alam sadarnya. Hal-hal yang selama ini belum terpikirkan sama sekali olehnya.

4.      Cobalah hal-hal baru

Pilihan bisa jadi merupakan hal yang baru. Tumbuhkan rasa keberanian dalam diri anak. Pada dasarnya setiap orang terpicu untuk melakukan hal baru yang belum pernah dirasakan. Ajak anak anda untuk keluar dari zona-zona sebelumnnya yang sudah menjadi kenyamanan baginya. Mencoba hal baru bisa menjadi awal utama tumbuhnya kemampuan dan potensial si remaja yang belum pernah diketahui sebelumnya

Halaman Selanjutnya
img_title