7 Latihan Motorik Halus di Rumah Bikin Anak Makin Cerdas
- https://unsplash.com/photos/a-young-child-playing-with-toys-on-the-floor-t3jQJx0xOF0
Parenting, VIVA Mindset –Mengapa ada anak yang sudah pintar membaca, menulis dan berhitung? Sementara beberapa anak lain kesulitan melakukannya? Kuncinya ada pada penggunaan motorik halus.
Motorik Halus Fondasi Kecerdasan Anak
Dikutip dari @cutnyak.trosman di Instagram, motorik halus adalah kemampuan menggunakan otot-otot kecil pada jari dan tangan untuk aktivitas sehari-hari. Motorik halus merupakan fondasi kecerdasan anak. Tanpa motorik halus yang kuat, anak akan kesulitan dalam hal penting seperti berhitung, membaca, dan menulis. Kemampuan ini melatih konsentrasi, kesabaran, dan koordinasi otak-tangan.
Bayangkan ini: anak ingin menulis angka atau huruf. Tanpa motorik halus yang kuat, tangannya akan cepat lelah. Ia pun kesulitan mengontrol pensil. Akibatnya anak bisa jadi frustasi dan enggan belajar. Semua kegiatan penting, seperti membaca, berhitung, dan menulis, butuh fondasi kuat ini.
Motorik halus tidak hanya soal fisik. Motorik halus melatih konsentrasi, kesabaran, dan koordinasi otak-tangan. Anak yang terlatih akan lebih siap menghadapi masalah. Anak juga lebih siap untuk semua kegiatan akademis di sekolah nanti. Aktivitas sederhana di rumah adalah "latihan emas" untuk kecerdasan masa depan mereka.
7 Latihan Motorik Halus di Rumah
Anak yang terlatih motorik halusnya akan lebih siap menghadapi aktivitas belajar, seperti menulis, menggambar, hingga memecahkan masalah. Arahkan anak untuk melakukan aktivitas sederhana di rumah. Aktivitas itu bermacam-macam, namun semuanya bisa membentuk kesiapan akademik dan kecerdasan anak di masa depan.
Ada 7 latihan motorik halus. Latihan ini bisa kamu terapkan pada anak saat di rumah:
- Meronce atau menyusun manik-manik
Kegiatan meronce atau menyusun manik-manik melatih ketelitian, kesabaran, dan koordinasi jari anak.
- Menggunting kertas sesuai pola sederhana
Kelihatannya sepele, hanya menggunting kertas sesuai pola sederhana. Namun pada kenyataannya, aktivitas ini membantu anak belajar fokus dan mengendalikan gerakan tangan.
- Melipat kertas (origami sederhana)
Suatu kegiatan sederhana yang sering diajarkan ke anak-anak kecil. Mereka diajar untuk melipat kertas untuk mengasah konsentrasi dan kreativitas anak. Anak belajar mengikuti urutan perintah untuk melatih konsentrasi anak.