Cinta Sejati Layla Majnun Bahan Renungan di Hari Valentine

Ilustrasi Cinta Tragis Layla Majnun
Sumber :
  • Pixabay / Modman

Mindset –Kisah cinta Layla Majnun adalah kisah cinta yang sangat populer. Hampir semua orang mengetahui minimal garis besar kisah cinta mereka yang tragis. 

img_title Sinopsis Drakor My Royal Nemesis, Kisah Selir Era Joseon Yang Terbangun Di Dunia Modern

Kisah cinta yang sangat layak untuk direnungkan di Hari Valentine itu mengajarkan kita banyak hal tentang cinta. Kesetiaan dan cinta yang bukan cinta badani adalah dua poin utama yang paling mudah ditangkap dari cerita itu. 

Kisah cinta Layla dan Si Majnun berdasar dari kisah nyata. Layla merujuk pada Layla binti Mahdi, sementara Majnun merujuk pada penyair Qays Ibnu al-Mulawwah. 

img_title Till The End Of The Moon, Kisah Cinta Di Dunia Dewa Dan Iblis

Layla dan Qays hidup pada abad 7 M. Layla lahir sekitar tahun 648 M di Najd, namanya kini diabadikan menjadi nama kota tempat dia dilahirkan. Sementara Qays lahir sekitar 4 tahun setelah Layla. Keduanya meninggal pada abad 1 Hijriyah pada masa Dinasti Umayah. 

Kisah cinta Layla dan Qays adalah kisah kasih tak sampai. Cinta mereka terhalangi oleh ayah Layla yang memilih memingit Layla ketika kisah cinta mereka sudah tersebar demi alasan kehormatan. 

img_title Bikin Hari Valentine Jadi Romantis dengan 5 Rekomendasi Drama Korea di Netflix

Qays mendapat gelar Majnun yang biasa diterjemahkan sebagai Gila meski secara literal bermakna kerasukan jin. Hal itu disebabkan cinta dia yang sangat mendalam terhadap Layla membuat dia berjalan tak tentu arah sambil terus-menerus menyebut Layla, termasuk dalam puisi-puisinya. 

Sayangnya, perilaku Qays yang Gila itu justru membuat ayah Layla semakin menolak kisah cinta mereka. Layla kemudian dinikahkan secara paksa dengan seorang pria tampan bernama Ward Ats-Tsaqafi. 

Pernikahan itu membuat Qays semakin gila dan keluyuran di gurun, membacakan puisi sendirian di sana atau menulis nama Layla pada pasir gurun. 

Dikisahkan bahwa Layla kemudian sakit dan meninggal. Sakitnya sendiri diduga karena patah hati akibat cintanya terhadap Qays yang tak kesampaian.

Tidak lama setelah kematian Layla, Qays ditemukan meninggal di dekat makam Layla. Pada sebuah batu dekat makam itu ditemukan pahatan puisi dia untuk Layla. 

Kisah Layla dan Qays semula tersebar secara lisan sebelum kemudian dituliskan oleh beberapa sastrawan. Karena pola penyebarannya seperti itu maka ditemukan banyak versi yang berbeda-beda terkait rincian kisah tersebut meski garis besarnya sama. 

Halaman Selanjutnya
img_title