Bayi Terlambat Bicara & Jalan? Yuk, Pahami Fenomena Late Bloomer
- https://unsplash.com/id/foto/anak-laki-laki-kecil-dengan-ayah-yang-tidak-dikenali-membuat-langkah-pertama-di-alam-waktu-musim-panas-sudut-pandang-tinggi-q76tOMHLtxk
Parenting, VIVA Kerangka berpikir -Setiap bayi berkembang dengan ritme sendiri. Ada yang cepat merangkak, ada pula yang lambat bicara. Bila kamu merasa anakmu sedikit terlambat dibanding teman-temannya, jangan buru-buru khawatir istilah late bloomer digunakan untuk bayi yang mencapai milestone sedikit lebih lambat tapi tetap normal. Berikut penjelasan, penyebab, dan bagaimana orang tua bisa membantu agar si kecil tetap tumbuh optimal.
Bayi idealnya mulai mengucapkan satu kata di sekitar usia 1 tahun, dan jika sekitar 18-24 bulan, mereka biasanya mulai menambah kosakata secara bertahap. Namun, ada bayi yang lebih dulu memahami (receptive language) sebelum mulai bicara (expressive language). Beberapa penyebab bisa berupa gangguan pendengaran, kurang stimulasi berbicara di lingkungan, atau kepribadian bayi yang lebih pendiam.
Anak yang belum merangkak di umur sekitar 7-10 bulan atau belum berjalan sendiri sekitar usia 12-18 bulan belum tentu bermasalah. Beberapa bayi melewati tahap merangkak tradisional atau menggunakan cara lain seperti menggeser badan. Dikutip dari laman Parents.com faktor seperti prematuritas, perkembangan otot, berat badan, atau hanya preferensi gaya gerak memengaruhi waktu mulai berjalan mereka.
Meski variasi perkembangan besar, ada beberapa tanda bahwa mungkin bayimu perlu konsultasi profesional jika bayi belum menapaki langkah sendiri setelah 18 bulan atau belum mengucapkan satu kata setelah usia 1 tahun atau jika ada kombinasi masalah seperti bicara, motorik, dan interaksi sosial yang terlihat jauh tertinggal.
Cara Orang Tua Mendukung Si Kecil
-Ajak bayi berbicara sesering mungkin: bercerita, membaca buku, menyanyi lagu anak.
-Berikan stimulasi motorik lewat “tummy time”, main di lantai, dan menyediakan ruang aman bagi bayi bergerak.
-Responsif terhadap usaha bayi berbicara; beri pujian walau salah, tunggu jawaban mereka, jangan terus menerus menebak apa yang mereka inginkan.
-Pastikan pemeriksaan pendengaran jika keterlambatan bicara terjadi; pendengaran yang baik adalah dasar komunikasi.
-Konsultasi dengan dokter atau terapist anak jika kamu merasa bayi menunjukkan beberapa tanda keterlambatan.
Jangan langsung panik kalau bayi tidak bicara atau berjalan tepat “pada waktunya” menurut standar umum karena setiap bayi itu unik. Namun, bila kamu merasakan ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan, bertindak awal dengan stimulasi dan konsultasi medis bisa membantu mengatasi keterlambatan. Yang terpenting adalah cinta, perhatian, dan dukungan yang konsisten agar bayi bisa tumbuh percaya diri dan bahagia.