Diam Dianggap Sombong namun Sekalinya Bicara Dicap Emosional, Karakter Ahn Young-yi di Misaeng
- https://x.com/ocaokapolka/status/1705582817269412292?s=20
Drakor, VIVA Mindset –Ada pola yang cukup sering muncul di dunia kerja, seseorang yang biasa diam saat diperlakukan tidak adil dianggap profesional namun cenderung tidak ramah hingga dapat dicap sombong, tapi begitu orang yang sama akhirnya bersuara, ia malah dicap emosional, sensitif, atau berlebihan. Pola ini tergambar cukup dalam pada drama Korea Misaeng, Incomplete Life, lewat karakter Ahn Young-yi.
Misaeng tayang pertama kali pada 2014, diadaptasi dari webtoon karya Yoon Tae-ho yang terbit sejak 2012 di platform Daum. Serial ini disutradarai Kim Won-seok dan mengambil latar sebuah perusahaan dagang bernama One International, dengan lokasi syuting utama di gedung Seoul Square. Dilansir dari AsianWiki, kisah bermula dari Jang Geu-rae, mantan calon pemain go profesional yang gagal dan akhirnya magang di perusahaan tersebut atas rekomendasi seorang kenalan.
Di lingkungan kerja yang sama, ada Ahn Young-yi, salah satu pegawai magang paling berbakat di kantor tersebut. Berdasarkan catatan di IMDb, kemampuannya yang jauh di atas rata-rata sebagai perempuan justru memicu kecemburuan dari sejumlah rekan kerjanya sendiri, bukan malah membuatnya dihargai lebih.
Realita Diskriminasi Di Kantor One International
Sepanjang cerita, Young-yi digambarkan sebagai sosok yang tekun dan tidak banyak bicara. Dikutip dari ulasan di KDramaLove, atasannya di kantor kerap mengkritiknya secara terbuka dengan cara yang kasar, seolah sengaja dilakukan supaya ia melakukan kesalahan dan bisa disingkirkan dari perusahaan. Young-yi memilih menahan diri dan tetap bekerja seperti biasa, meski perlakuan yang ia terima jelas tidak adil. Namun sikap diamnya ternyata juga dipermasalahkan. Ia dinilai tidak bisa berbaur. Tapi orang-orang juga semakin mewajarkan perlakuan tidak adil, karena menilai Young-yi hanya akan diam.
Perlakuan tidak adil itu tidak berhenti pada kritik verbal saja. Menurut catatan di blog akademik Misaeng Asia367 milik Universitas British Columbia, Kepala Departemen Ma pernah menyalahgunakan wewenangnya dengan memerintahkan Young-yi menolak proposal miliknya sendiri yang sebelumnya sudah disetujui kantor pusat, semata demi kepentingan promosi jabatan sang atasan. Ia juga beberapa kali dihalangi memimpin rapat untuk proyek yang sebenarnya telah ia kerjakan dari awal.