Toddler Susah Tidur Bikin Ayah Bunda Lelah? Ini Cara Sleep Training Efektif yang Wajib Dicoba!
- https://www.pexels.com/photo/a-young-girl-sleeping-on-the-bed-6670075/
Tren, VIVA Mindset –Toddler sedang aktif-aktifnya? Bahkan susah tidur nyenyak saat malam hari? Situasi ini, tentu sering kali membuat orang tua merasa sangat kelelahan. Mungkin, kamu harus menerapkan metode sleep training untuk si kecil agar bisa tidur.
Metode ini bisa diterapkan untuk menciptakan tidur yang nyaman dan aman bagi produktivitas si kecil. Selain itu, langkah ini juga bisa mendukung kesehatan dan pertumbuhan buah hati kamu!
Apa Itu Sleep Training?
Dikutip melalui Breastfeeding, istilah populer ini sebenarnya merujuk pada berbagai metode untuk melatih anak agar bisa tidur mandiri. Penerapan sleep training pada dasarnya berfokus untuk membangun rutinitas malam yang konsisten dan menenangkan bagi si kecil.
Pendekatan yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari membiarkan anak menangis jeda beberapa saat hingga teknik melepas bantuan secara bertahap. Sayangnya, cakupan istilah ini terlalu luas sehingga sering kali praktiknya tidak efektif dilakukan.
Maka dari itu, sebagai orang tua harus memahami terlebih dahulu keadaan si kecil. Penting sekali bagi orang tua memahami teknik mana yang paling cocok untuk kenyamanan toddler kesayangan di rumah.
Cara Sleep Training yang Efektif untuk Toddler
Dirangkum dari Healthline, sebenarnya ada beberapa metode yang terbilang efektif untuk menciptakan tidur malam yang efektif untuk si kecil. Berikut panduan yang bisa dilakukan untuk melatih tidur mandiri!
1. Lakukan Transisi ke Tempat Tidur
Pindahkan balita ke kasur besar saat mereka mulai pintar memanjat pagar tidur bayi. Pastikan anak tidak sedang menghadapi perubahan besar lain seperti mulai toilet training.
Letakkan kasur baru pada posisi yang sama dengan ranjang bayi sebelumnya dulu. Beri apresiasi kecil seperti menempelkan stiker lucu agar si kecil makin semangat tidur sendiri.
2. Gunakan Taktik Camp It Out
Dampingi balita tidur menggunakan kasur angin di sebelah tempat tidur barunya dulu. Pindahkan posisi tidur orang tua ke kursi dekat kasur setelah anak mulai terbiasa tidur sendiri.
Cobalah keluar kamar secara total pada malam ketiga setelah menidurkan anak. Berikan afirmasi positif dari pintu jika si kecil mulai merengek mencari keberadaan orang tuanya.