SkinnyTok, Ketika Tren Toxic Era Tumblr Kembali Menghantui Generasi Sekarang

Hashtag Skinnytok yang Berbahaya hingga Diblokir TikTok
Sumber :
  • https://x.com/lol_last_lol/status/1930284751643930638?s=20

Tren, VIVA MindsetTren SkinnyTok sempat menjadi sorotan besar di TikTok sebelum akhirnya platform tersebut resmi memblokir tagar ini dari kolom pencarian pada Juni 2025, menyusul tekanan dari regulator Prancis dan Uni Eropa yang menilai konten ini mempromosikan penurunan berat badan secara ekstrem. Dikutip dari NPR, meski tagarnya sudah diblokir, konten yang mempromosikan pola makan tidak sehat ini tetap bertahan dan terus beredar lewat berbagai celah di platform tersebut.

img_title Bocah Baby Shark Kini Debut Jadi Penyanyi Lewat Single Wave Bareng Jooheon Monsta X

Bukan Hal Baru, Cuma Rebranding dari Era Pro-Ana Tumblr

Fenomena ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru. Dikutip dari Medical Xpress, SkinnyTok pada dasarnya adalah pengulangan dari konten pro-gangguan makan yang pernah merajalela di masa lalu, mulai dari sosok Kate Moss dan tren heroin chic di pertengahan 1990-an, hingga unggahan Tumblr di awal 2010-an yang memuja sosok fiktif bernama Ana dan Mia sebagai representasi anoreksia dan bulimia.

img_title Rosa Diaz, Detektif Berhati Keras yang jadi Salah Satu Karakter Terkuat di Brooklyn Nine-Nine

Today turut mencatat bahwa standar tubuh kurus ini sebenarnya sudah ada sejak lama dalam sejarah kecantikan Barat, mulai dari diet ala flapper di era 1920-an hingga obsesi terhadap sosok supermodel Twiggy di tahun 1960-an.

Yang membedakan SkinnyTok dari pendahulunya adalah kemasannya yang jauh lebih halus dan sulit dikenali. Berdasarkan laman Eric Kim, konten semacam ini kerap disamarkan lewat visual estetik bernuansa pastel dan musik yang menenangkan, membuat pesan berbahaya di baliknya terasa jauh lebih santai dan tidak semencolok konten pro-ana di masa lalu, meski esensinya tetap sama.

img_title Daftar Musisi yang Menggugat Pembocor Lagu, dari BTS hingga Ariana Grande

Disamarkan Lewat Bahasa Wellness, Padahal Jauh dari Kata Cukup

Salah satu yang membuat tren ini sulit diberantas adalah caranya menyamar di balik istilah-istilah yang terdengar positif. Dikutip dari Medical Xpress, video bertema what I eat in a day yang dulunya terlihat sepele kini berubah menjadi semacam kompetisi tidak resmi, dengan pemenangnya adalah mereka yang menampilkan asupan kalori paling sedikit di piringnya.

Eric Kim mencatat bahwa banyak dari konten ini menyamarkan pola makan dengan asupan kalori di bawah 1.000 per hari lewat bahasa yang terdengar ceria dan positif, seolah itu adalah pilihan gaya hidup sehat yang wajar.

Halaman Selanjutnya
img_title