Masa Depan Spiderman Di Era Brand New Day, Street Level Hero Atau Skala Multiverse?

Spider-man Brand New day
Sumber :
  • https://cdn.district.in/movies-assets/images/cinema/Spider%20(1)%20(1)-2b375b40-2350-11f1-8073-c31189794b44.jpeg

Film, VIVA MindsetAkhir dari film ketiga Spiderman di Marvel Cinematic Universe meninggalkan status quo yang sangat berbeda bagi Peter Parker. Seluruh dunia melupakan identitas aslinya setelah mantra sihir dilepaskan untuk memperbaiki celah dimensi.

img_title NCT Jeno dan Jaemin di Film Wind Up: The Movie

Dalam budaya fandom komik, fase kehidupan Peter yang kehilangan segalanya dan harus memulai dari awal sering dikaitkan dengan alur cerita Brand New Day. Keadaan ini membawa perdebatan baru di kalangan publik mengenai skala ancaman yang akan dihadapi sang pahlawan pada masa depan.

Beberapa laporan mengindikasikan adanya tarik ulur mengenai arah kreatif film keempatnya nanti. Perdebatan utama berkisar pada apakah film tersebut akan mengakar pada konflik kejahatan jalanan lokal atau justru kembali membawa konsep antar semesta yang sangat masif. Keputusan dari pihak studio ini akan sangat menentukan wajah franchise tersebut untuk satu dekade ke depan.

img_title Tom Cruise Jadi Konglomerat Minyak di Film ‘Digger’, Tampil Keriput dan Berbeda

Indikasi terkuat bahwa Peter Parker akan bergerak di area yang lebih membumi datang langsung dari petinggi studio Marvel. Dikutip dari Entertainment Weekly, pimpinan studio Kevin Feige menyatakan bahwa Spiderman dan Daredevil akan menjadi ujung tombak bagi para street level hero di dalam jagat sinematik tersebut.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa ancaman yang dihadapi Peter mungkin bergeser dari alien kosmik menuju sindikat kejahatan lokal di gang-gang gelap kota New York.

img_title Kenapa Film-Film Barbie Sekarang Terasa Terlalu Modern dan Tidak Semagis Dulu

Konsep Brand New Day pada medium komik aslinya memang menceritakan masa saat Peter kembali ke akar aslinya. Tanpa dukungan teknologi canggih dari mentor lamanya atau relasi diplomatik dengan kelompok pahlawan super lain, ia murni mengandalkan kemampuannya sendiri.

Membawa konsep ini ke medium live-action dirasa sangat pas dengan kondisinya saat ini yang menyewa apartemen kumuh dan menjahit kostumnya sendiri menggunakan mesin jahit usang. Kehadiran tokoh antagonis utama dari dunia kriminal bawah tanah juga dirumorkan menjadi benang merah yang mengikat para pahlawan jalanan ini.

Di sisi lain ada dorongan industri yang membuat ancaman berskala besar tetap menjadi pilihan yang masuk akal secara finansial. Dilansir dari Screen Rant, terdapat spekulasi kuat bahwa pihak distributor mungkin ingin mengulang pencapaian pendapatan miliaran dolar dari film sebelumnya dengan kembali menghadirkan elemen multiverse.

Halaman Selanjutnya
img_title