Kenapa Anak Enggan Bercerita? Ini Cara Mengatasinya

Membiasakan anak bercerita pada orang tua
Sumber :
  • https://parentalk.id/cara-membuat-anak-mau-terbuka-pada-orang-tua/

Parenting, VIVA Mindset – Tidak semua anak mudah menceritakan apa yang mereka rasakan, pikirkan, atau alami setiap hari. Ada kalanya anak memilih diam, menyimpan perasaannya sendiri, atau hanya memberikan jawaban singkat ketika ditanya. Kondisi ini sering membuat orang tua bertanya-tanya, mengapa anak tampak enggan terbuka, bahkan kepada orang terdekatnya sendiri.

img_title Wajib Tahu! Cara Asyik Ajari Anak Menulis dan Berhitung

Padahal, kemampuan anak untuk bercerita dan berbagi pengalaman sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat dengan orang tua. Ketika anak merasa nyaman untuk terbuka, orang tua pun lebih mudah memahami kebutuhan, perasaan, dan tantangan yang sedang dihadapinya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami alasan di balik sikap tertutup anak sekaligus mengetahui cara yang tepat untuk menciptakan suasana yang aman, hangat, dan mendukung agar anak mau bercerita.

Dikutip dari laman resmi Binus University, beberapa hal yang menyebabkan anak kurang mau bercerita dengan orang tua antara lain karena adanya pola komunikasi yang kurang nyaman seperti saat orang tua secara tidak sadar merespon cerita dengan nasihat Panjang atau membandingkan dengan anak lain. Selain itu bisa juga karena ketidakhadiran orang tua secara emosional, anak yang merasa dirinya sudah harus mandiri dan tidak ingin menambah beban pikiran orang tua. Oleh karena itu, beberapa hal di atas tentu harus diatasi dengan cara berikut:

img_title Seni Mengajar Tanpa Membuat Anak Tertekan

-          Hadir secara penuh berinteraksi dengan anak. Orang tua perlu fokus mendengarkan cerita anak dan tidak sambil melakukan aktivitas lain.

-          Mencoba memahami dengan bertanya dan klarifikasi. Ajukan pertanyaan sederhana untuk memahami cerita anak dan tunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkannya.

img_title Membangun Kebiasaan Membaca Sejak Usia Dini untuk Masa Depan Anak

-          Memberi rasa aman dan menawarkan bantuan. Buat anak merasa diterima tanpa dihakimi, serta yakinkan bahwa Anda selalu siap mendukungnya.

-          Membangun obrolan ringan dalam keseharian. Biasakan mengobrol tentang hal-hal sederhana agar anak merasa nyaman dan terbiasa terbuka.

Memulai berkomunikasi dengan anak perlu dibiasakan sejak anak kecil agar anak bisa terbiasa menceritakan segala hal yang dirasakan kepada orang yang aman dan nyaman, yaitu orang tuanya.