Penyakit Campak pada Anak: Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
- https://www.pexels.com/id-id/foto/imut-lucu-menggemaskan-cute-6849277/
Parenting, VIVA Mindset – Campak adalah salah satu penyakit menular yang sering menyerang anak-anak dan bisa berbahaya jika tidak ditangani dengan baik. Banyak orang tua masih menganggap campak sebagai penyakit biasa, padahal dampaknya bisa serius bahkan fatal.
Yuk, kenali lebih dalam tentang campak agar bisa melindungi si kecil sejak dini.
Apa Itu Penyakit Campak?
Campak adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus Morbillivirus. Penyakit ini sangat mudah menular, bahkan satu orang yang terinfeksi bisa menularkan hingga 18 orang lainnya.
Dilansir dari akun instagram Mother & Beyond_id, virus ini menyebar dengan cepat, terutama di lingkungan yang padat dan pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Cara Penularan Campak
Campak tidak hanya menular melalui kontak langsung, tetapi juga bisa menyebar lewat udara.
Beberapa cara penularannya:
- Percikan ludah saat batuk atau bersin
- Udara atau airborne di sekitar penderita
- Menyentuh benda yang terkontaminasi virus
Itulah sebabnya campak termasuk penyakit yang sangat cepat menyebar.
Gejala Campak pada Anak
Gejala campak biasanya muncul secara bertahap dan perlu dikenali sejak awal.
1. Ruam pada Kulit
Ruam merah biasanya muncul pertama kali di wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.
2. Demam
Anak mengalami demam yang bisa cukup tinggi dan berlangsung beberapa hari.
3. Mata Merah dan Berair
Mata terlihat merah, sensitif terhadap cahaya, dan sering berair.
4. Hidung Meler
Gejala seperti flu, termasuk pilek dan hidung berair.
5. Bintik Putih di Dalam Pipi
Muncul bintik kecil berwarna putih di bagian dalam pipi
6. Batuk
Batuk kering yang muncul bersamaan dengan gejala lainnya.
Apakah Campak Berbahaya?
Ya, campak bisa menjadi penyakit yang serius jika tidak ditangani dengan baik.
Dalam beberapa kasus, campak dapat menyebabkan komplikasi seperti:
- Infeksi paru-paru
- Diare berat
- Gangguan pada sistem kekebalan tubuh
Karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak menganggap remeh penyakit ini.
Siapa yang Paling Berisiko Terkena Campak?
Anak-anak memiliki risiko lebih tinggi terkena campak, terutama jika:
- Belum atau tidak lengkap imunisasi campak-rubella atau MR