Getaran Mesin Honda Ancam Kerusakan Saraf Permanen Fernando Alonso dan Lance Stroll
- https://www.bbc.com/sport/formula1/articles/c5ykk74re1ro
Event Sport, VIVA Mindset –Kemitraan baru antara Aston Martin dan Honda pada Formula 1 musim 2026 mengawali langkah dengan catatan yang mengerikan. Bukan sekadar masalah kecepatan yang loyo, namun jet darat AMR26 dilaporkan mengalami masalah getaran (vibrasi) ekstrem yang mengancam keselamatan fisik para pembalapnya, Fernando Alonso dan Lance Stroll.
Masalah teknis yang muncul sejak tes pramusim ini ternyata jauh lebih serius dari dugaan awal. Getaran hebat yang bersumber dari unit daya (PU) Honda tersebut merambat melalui sasis hingga ke lingkar kemudi, yang berisiko menyebabkan kerusakan saraf permanen pada tangan pembalap jika dipaksakan melaju dalam durasi lama.
Ancaman Kerusakan Saraf dalam 25 Lap
Menurut laporan BBC Sport, Team Principal Aston Martin, Adrian Newey, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kondisi fisik pembalapnya usai rangkaian sesi di GP Australia. Newey menjelaskan bahwa getaran dari mesin Honda menciptakan resonansi yang sangat kuat hingga mencapai jari-jari pembalap.
"Masalah yang jauh lebih signifikan adalah getaran tersebut ditransmisikan langsung ke tangan pembalap," ujar Newey sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula. Berdasarkan pemeriksaan medis dan laporan tim, Fernando Alonso merasa tidak mampu mengemudi lebih dari 25 lap berturut-turut tanpa menanggung risiko kerusakan saraf permanen.
Kondisi rekan setimnya, Lance Stroll, bahkan disebut lebih mengkhawatirkan. Dilansir dari BBC Sport, Stroll berpendapat bahwa dirinya hanya memiliki ambang batas selama 15 lap sebelum getaran mesin mulai membahayakan sistem saraf tangannya. Alonso sendiri mengakui bahwa tangan dan kakinya mulai terasa "mati rasa" setelah menempuh sejumlah putaran di lintasan.
Investigasi Teknis: Mesin Menjadi 'Amplifier' Getaran
Secara teknis, dikutip dari keterangan resmi di situs Formula 1, Adrian Newey menjelaskan bahwa kombinasi antara mesin pembakaran internal (ICE) dan motor generator (MGU) menjadi sumber utama sekaligus penguat (amplifier) dari vibrasi tersebut. Sasis mobil dalam skenario ini bertindak sebagai penerima (receiver) yang menyalurkan getaran ke seluruh bagian mobil.
Masalah ini begitu parah sehingga menyebabkan berbagai komponen fisik mobil bergugur di lintasan. Newey menyebutkan bahwa spion hingga lampu belakang mobil sempat terlepas akibat tidak kuat menahan guncangan frekuensi tinggi dari mesin. Meskipun Honda telah memperkenalkan langkah pencegahan di Melbourne untuk melindungi baterai, menurut laporan teknis, getaran tersebut tetap merambat menuju kemudi.