Feast Tarot, Membaca Tanda yang Tak Pernah Jelas
- Feast dalam Album Membangun & Menghancurkan Sumber gambar: https://www.instagram.com/p/C-C8rF8yFF8/?igsh=MW9lcjhqNTNienVjdA==
Musik, VIVA Mindset – Dirilis pada 30 Agustus 2024 dan masuk dalam album Membangun & Menghancurkan, lagu ini langsung menyita perhatian dan ramai diperbincangkan publik. Lagu ini cepat viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Banyak kreator menggunakannya sebagai latar video hubungan toxic, overthinking, bahkan dilema perasaan yang rumit.
Di YouTube dan Spotify, lagu ini sudah mencapai jutaan streams hanya dalam hitungan bulan. "Tarot" sempat meluncur ke dalam jajaran Top 50 Spotify Indonesia.
Judul "Tarot" memang identik dengan kartu ramalan, simbol dan usaha manusia membaca masa depan. Namun, di lagu ini tarot berperan sebagai simbol firasat dalam kebingungan sebuah hubungan. Seperti pada potongan lirik di bawah ini.
Namun aku bingung
Kenapa ku 'tak pergi?
Aku bingung kalian masih di sini?
Liriknya menggambarkan seseorang yang memiliki firasat tidak beres akan hubungannya yang tidak baik-baik saja. Ia tahu seharusnya pergi, tapi lebih memilih bertahan karena belum rela melepaskan.
Lagu ini banyak ditafsirkan sebagai potret sebuah hubungan yang sudah retak, tapi tetap dijalani karena kebiasaan dan takut kehilangan atau bahkan kesepian.
Di media sosial pun, tak sedikit pendengar menuliskan bahwa lagu ini "terlalu relate". Beberapa di antaranya bahkan menggunakannya sebagai soundtrack video relationship burnout, fase ketika seseorang masih mengaku cinta, tapi kehabisan energi untuk memperjuangkannya.
Secara musikal, "Tarot" dibalut dengan aransemen yang cenderung sederhana, tapi intens. Vokal yang emosional, dipadukan dengan instrumen yang perlahan membangun suasana sendu.
"Tarot" bukanlah lagu cinta biasa. Melainkan potret kebingungan antara bertahan atau pergi di tengah luka yang sebenarnya sudah terbaca sejak awal. Seperti halnya membaca kartu tarot, kadang kita tahu hasilnya tidak baik, tapi tetap memilih melakukannya.