Teror Baru Pencipta Little Nightmares: Reanimal Resmi Dirilis
- https://store.steampowered.com/app/2129530/REANIMAL/
Game, VIVA Mindset –Bagi penggemar game horor atmosferik, nama Tarsier Studios sudah tidak asing lagi. Setelah sukses besar menciptakan mimpi buruk masa kecil lewat seri Little Nightmares, pengembang asal Swedia ini kembali menghantui pemain dengan judul terbaru mereka, Reanimal. Dirilis secara global pada pertengahan Februari 2026, Reanimal membawa nuansa yang jauh lebih gelap, kotor, dan dewasa dibandingkan karya mereka sebelumnya, mengajak pemain masuk ke dalam dunia di mana batas antara manusia dan binatang menjadi kabur.
Dilansir dari ulasan di IGN, Reanimal mengisahkan perjuangan dua saudara yatim piatu yang harus melintasi pulau neraka untuk menyelamatkan teman-teman mereka yang hilang. Berbeda dengan Little Nightmares yang sering kali terasa seperti dongeng gotik, Reanimal menyajikan horor yang lebih viseral dan mengganggu. Desain monster kali ini berfokus pada hibrida hewan yang cacat dan mengerikan, menciptakan rasa jijik sekaligus takut yang mendalam saat pemain dikejar oleh makhluk-makhluk hasil eksperimen yang gagal tersebut.
Fokus pada Mode Co-op
Perubahan terbesar yang ditawarkan Tarsier Studios dalam game ini adalah mekanik co-op (kerja sama) yang menjadi fondasi utama permainan. Dikutip dari deskripsi resmi di Steam, Reanimal dirancang untuk dimainkan oleh dua orang, baik secara online maupun lokal (satu layar).
Meskipun bisa dimainkan sendirian dengan bantuan AI, pengalaman sesungguhnya dirasakan saat berjuang bersama teman. Teka-teki dan rintangan di dunia Reanimal menuntut koordinasi yang presisi. Kamera permainan kini tidak lagi terkunci pada satu sudut pandang (2.5D) seperti pendahulunya, melainkan lebih dinamis dan bebas, memberikan skala dunia yang terasa lebih luas dan mencekam. Pemain harus saling melindungi, menarik satu sama lain ke tempat tinggi, atau menjadi umpan agar pasangannya bisa lolos dari cengkeraman monster.
Atmosfer yang Lebih Brutal
Secara visual, game ini memanfaatkan kekuatan konsol generasi terbaru (PS5 dan Xbox Series X) untuk menghadirkan detail lingkungan yang memukau namun menjijikkan. Lorong-lorong gelap yang dipenuhi lendir, pabrik tua yang berkarat, dan rawa-rawa berkabut ditampilkan dengan pencahayaan yang sangat realistis.