Mengembalikan Keharmonisan Pasutri Lewat Game It Takes Two
- https://www.ea.com/games/it-takes-two/media
Game, VIVA Mindset – Seringkali kita mendengar saran untuk pergi ke konselor pernikahan saat hubungan mulai terasa hambar atau penuh konflik. Namun, pernahkah terpikir untuk memperbaiki hubungan lewat sebuah video game? It Takes Two, sebuah game petualangan karya Hazelight Studios, hadir dengan premis yang unik: permainan ini tidak bisa dimainkan sendirian, melainkan wajib dimainkan berdua dengan pasangan.
Dilansir dari laman resmi EA, cerita berfokus pada Cody dan May, sepasang suami istri yang berada di ambang perceraian. Secara ajaib, mereka berubah menjadi boneka kecil dan harus berpetualang di dunia mikroskopis rumah mereka sendiri untuk kembali ke tubuh aslinya. Sepanjang perjalanan, mereka "dipaksa" untuk bekerjasama demi bertahan hidup. Berikut adalah alasan mengapa game ini sering disebut sebagai terapi pernikahan digital terbaik.
1. Komunikasi Adalah Kunci Utama
Berbeda dengan game lain di mana satu pemain bisa menggendong tim (carry), di It Takes Two, kedua pemain memiliki peran yang sama pentingnya namun dengan kemampuan yang berbeda. Dikutip dari ulasan IGN, pemain harus terus-menerus berbicara satu sama lain.
Contohnya, satu pemain bertugas menyemprotkan getah pohon, sementara pemain lainnya menembakkan api untuk meledakkannya. Jika salah satu diam atau egois, permainan tidak akan bisa berlanjut. Mekanisme ini secara tidak sadar melatih pasangan untuk menurunkan ego, mendengarkan instruksi pasangan, dan menyusun strategi bersama.
2. Refleksi Hubungan yang Menghibur
Sepanjang permainan, Cody dan May akan dipandu oleh karakter buku bernama Dr. Hakim yang eksentrik. Melansir ulasan di The Guardian, meskipun karakternya terdengar konyol, tantangan yang diberikan sangat relevan dengan dinamika rumah tangga nyata.
Pemain diajak menelusuri berbagai level yang mencerminkan masalah mereka, seperti membersihkan gudang yang berantakan atau merawat kebun yang terbengkalai. Game ini menyajikan metafora visual tentang bagaimana "sampah" emosional yang dibiarkan menumpuk bisa menghambat hubungan, dan satu-satunya cara membereskannya adalah dengan mengerjakannya bersama-sama.
3. Belajar Saling Mengandalkan
Dalam banyak adegan, nyawa karakter Anda sepenuhnya bergantung pada tindakan pasangan Anda. Disadur dari Metacritic, elemen kepercayaan (trust) menjadi sangat vital di sini. Anda harus percaya bahwa pasangan Anda akan menangkap Anda saat melompat, atau melindungi Anda dari serangan musuh.