Olivia Dean Jadi Artis Pendatang Baru Terbaik Grammy 2026
- https://www.youtube.com/watch?v=nvl_tV_gf4U
Entertaiment, VIVA Mindset –Olivia Dean menegaskan statusnya sebagai salah satu pendatang baru terbesar di industri musik setelah menjadi Best New Artist Grammy 2026. Olivia Dean menjadi musisi Inggris pertama yang meraih gelar Best New Artist di Grammy Awards sejak Dua Lipa pada 2019.
Olivia Dean berhasil mengalahkan para pendatang baru lainnya yang tak kalah populer. Beberapa dari mereka adalah KATSEYE, Addison Rae, Leon Thomas, Alex Warren, dan Lola Young.
Keberhasilan Olivia Dean tak terlepas dari karya-karyanya yang sukses menjadi hits di tahun lalu. Ia dikenal dengan lagu-lagu pop romantis dengan nuansa soul yang ceria, seperti pada Man I Need dan So Easy (To Fall In Love). Kedua lagu ini pun sudah mendapatkan lebih dari 1 miliar stream di Spotify secara kumulatif.
Penghargaan Best New Artist dalam Grammy Awards sendiri diberikan kepada seorang musisi pendatang baru yang karyanya mampu dikenal publik secara luas dan memberikan dampak signifikan terhadap lanskap musik. Sejumlah musisi kenamaan telah memenangkan penghargaan ini, seperti Olivia Rodrigo, Billie Eilish, Sam Smith, Adele, dan Amy Winehouse.
Perjalanan karier Olivia Dean
Olivia Dean lahir dan besar di Highams Park, London, Inggris. Sejak kecil, ia sudah memiliki keinginan untuk menjadi seorang penyanyi. Salah satu sosok yang menjadi inspirasinya adalah Leona Lewis, penyanyi yang juga berasal dari London.
Olivia Dean merilis album debutnya, Messy, pada 2023. Album tersebut berhasil masuk ke dalam nominasi Album of the Year pada Mercury Prize, salah satu ajang penghargaan bergengsi bagi musisi asal United Kingdom (UK) dan Irlandia.
Lalu, album berikutnya yang dirilis pada 2025, The Art of Loving, berhasil melambungkan nama Olivia Dean. Karya tersebut sukses merajai tangga lagu UK, dengan tiga single di dalamnya masuk ke dalam Top 10 secara bersamaan.
Kini, Olivia Dean tengah bersiap untuk menjalani tur bertajuk The Art of Loving Live. Tur ini akan berlangsung mulai April hingga Oktober 2026. Beberapa negara yang dituju meliputi Skotlandia, Inggris, Irlandia, Belgia, Jerman, Belanda, Denmark, Norwegia, Swedia, Swis, Italia, Polandia, Prancis, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.