Kisah Unik Kehidupan Terbalik Dalam ‘The Curious Case of Benjamin Button’

Brad Pitt dalam 'The Curious Case of Benjamin Button'
Sumber :
  • https://www.imdb.com/title/tt0421715/mediaviewer/rm1874803456/?ref_=ttmi_mi_75_1

Film, VIVA Mindset – The Curious Case of Benjamin Button merupakan sebuah film karya David Fincher, yang menceritakan tentang kisah Benjamin Button lahir pada 1918 dengan tubuh renta dan menjalani hidup dengan penuaan terbalik, hingga akhirnya meninggal pada 2003 sebagai seorang bayi. Sejak awal perilisannya pada 2008 silam, film Drama Romance dengan sentuhan Fantasy ini berhasil mendapat rating 7,8 dari 739 ribu pengguna di IMDb.

img_title Lili Reinhart dan Tom Bateman Jadi Dewa Yunani di Olympus U Berkat Chemistry di The Love Hypothesis

Sinopsis Singkat Film The Curious Case of Benjamin Button

Saat Badai Katrina menerjang New Orleans, Daisy Williams(Cate Blanchett) yang sekarat meminta putrinya, Caroline, membacakan buku harian Benjamin Button. Catatan itu mengisahkan hidup Benjamin yang menua secara terbalik, dibesarkan di panti jompo, dan hubungannya dengan Daisy yang terpisah lama namun kembali bertemu saat usia mereka sama, hingga akhirnya Daisy menua dan Benjamin kembali menjadi anak-anak.

img_title The Love Hypothesis Punya Sekuel, The Two Body Problem Terbit Februari 2027 dan Diadaptasi Menjadi Film

Fakta Menarik dibalik Film The Curious Case of Benjamin Button

1.      Kolibri yang dapat terbang mundur serta arah putaran badai di dua belahan bumi menjadi simbol berbagai motif terbalik yang menegaskan tema hidup Benjamin Button yang berjalan terbalik.

img_title The Love Hypothesis Dinilai Fans Sangat Representasikan Novelnya, Meski Ada Beberapa Kekurangan

2.      Roy Cleveland Sullivan tercatat tersambar petir tujuh kali dan meraih Guinness World Record, kisah yang direfleksikan melalui cerita Tuan Daws tentang pengalaman serupa.

3.      Brad Pitt mengungkapkan bahwa proses tata rias untuk memerankan karakter tersebut memakan waktu sekitar lima jam setiap harinya.

4.      Tarsem Singh menggarap montase perjalanan singkat Benjamin di India dan Kamboja setelah David Fincher mengetahui bahwa ia dan Brad Pitt berada di Asia Tenggara pada waktu yang sama.

5.      Nomor kamar hotel disesuaikan dengan usia Benjamin, yakni kamar bernomor 57 saat ia berada di Murmansk, dan kamar bernomor 25 ketika ia kembali bertemu Daisy di kemudian hari.