Snatch, Cerita Kelam Dunia Gangster Yang Dibalut Dengan Dark Comedy

Brad Pitt dan Jason Statham dalam Film Snatch
Sumber :
  • https://m.imdb.com/title/tt0208092/mediaviewer/rm1939744768/?ref_=ext_shr_lnk

Film, VIVA Mindset –Snatch, Kekacauan Dunia Gangster Karena Berlian Curian. Seorang promotor tinju licik, bandar judi sadis, gangster Rusia, perampok amatiran yang ceroboh, serta para pedagang perhiasan yang mengaku sebagai orang Yahudi saling terlibat dalam upaya melacak berlian curian bernilai tak ternilai. Sejak awal perilisannya pada 2000 silam, film gangster dengan sentuhan Dark Comedy ini berhasil mendapat rating 8,2 dari 965ribu perating di IMDb.

img_title Bongkar Anggaran Film: Aktor, Efek Visual, atau Promosi?

Sinopsis Singkat Film Snatch

Turkish dan sahabatnya Tommy terjebak dalam pengaturan dunia tinju oleh Brick Top, tapi rencana mereka kacau ketika petinju mereka dipukul KO oleh Mickey, seorang petarung gypsy yang kemudian mereka minta untuk bertarung dan sengaja kalah demi keuntungan mereka. Sementara itu, pencurian berlian besar menarik berbagai karakter aneh seperti Cousin Avi, Boris The Blade, Franky Four Fingers, dan Bullet Tooth Tony ke dalam kekacauan penuh uang, senjata, dan anjing yang tidak beruntung.

img_title Klub Film US$1 Miliar: Daftar Film Terlaris Dunia

Fakta Menarik dibalik Film Snatch

1.      Brad Pitt mendekati Guy Ritchie untuk meminta peran, tetapi karena tidak menguasai aksen London, perannya diubah dari Turkish menjadi Mickey the Pikey, sementara Turkish diberikan kepada Jason Statham.

img_title Avatar: The Way of Water dan Formula Film Blockbuster

2.      Dialek Mickey yang sulit dipahami dikaitkan dengan kritik terhadap aksen di film Ritchie sebelumnya serta keputusan Ritchie memanfaatkan aksen Irlandia Pitt yang lebih meyakinkan.

3.      Brad Pitt sempat ragu karena peran petinju tersebut terasa mirip dengan Fight Club 1999, namun pada akhirnya tetap menerimanya karena keinginannya bekerja sama dengan Guy Ritchie.

4.      Setiap kesalahan yang dilakukan oleh Sol, Vincent, dan Tyrone terinspirasi dari berbagai acara televisi larut malam yang mengangkat kisah kejahatan nyata dengan akhir yang buruk.

5.      Karena keterbatasan anggaran, jumlah figuran untuk adegan tinju sangat terbatas. Untuk menciptakan kesan arena yang penuh, para figuran harus berpindah posisi setiap kali sudut kamera berubah.