Alasan ONE MORE TIME Disebut Lagu Paling Berani ALL DAY PROJECT

ALLDAY PROJECT, ONE MORE TIME
Sumber :
  • https://thebiaslist.com/2025/11/17/song-review-allday-project-one-more-time/

Musik, VIVA Mindset –Grup ALLDAY PROJECT kembali memperluas spektrum musikal mereka melalui perilisan single berjudul ONE MORE TIME yang resmi dirilis pada 17 November 2025, sebagai pre-release menuju mini album perdana bertajuk ALLDAY PROJECT. Dilansir dari Fandom dan ulasan The Bias List, lagu ini menandai langkah signifikan ALLDAY PROJECT dalam mempertegas identitas mereka sebagai proyek musik yang berani bereksperimen sekaligus menyasar arus utama K-Pop modern.

img_title Taylor Swift Resmi Umumkan The Life of a Showgirl, The Encore, Jawab Teka-teki Sepekan Terakhir

Secara musikal, lagu ONE MORE TIME dibangun di atas fondasi Liquid Drum dengan alur bass yang mengalir, ketukan cepat, serta lapisan suara elektronik yang berkelas. Namun, lagu ini tidak berhenti pada satu genre. ALLDAY PROJECT secara agresif membawa kombinasi elemen Trap, Jersey Club, hingga Hyper Hop menciptakan lanskap suara yang padat, dinamis, dan berenergi tinggi. Pendekatan ini menunjukkan ambisi grup untuk tidak terjebak dalam satu formula, melainkan menampilkan fleksibilitas musikal yang luas.

Vokal para member berpacu dengan tempo lagu yang cepat, namun tetap berpihak pada melodi yang tertata rapi. Dari atmosfer yang bebas dan euforia pesta menjadi inti dari visualisasi ONE MORE TIME, terutama pada bagian post-hook setelah bridge yang meledak sebagai klimaks emosional lagu. Liriknya secara jujur merekam momen-momen singkat dan rapuh dalam waktu, sekaligus menyampaikan pesan sederhana, namun kuat yakni bermaksud menikmati saat ini bersama, tanpa beban masa lalu maupun kecemasan masa depan.

img_title Draw You Out, Lagu Baru Noah Kahan untuk Soundtrack Sunrise on the Reaping

Dari sisi produksi, ONE MORE TIME digarap oleh jajaran nama besar di balik layar. Lagu ini ditulis oleh Vince, Tarzzan, Bailey, dan Jesse Bluu dengan komposisi musik dari Kush, Jesse Bluu, VVN, Tarzzan, Bailey, serta Dominsuk. Untuk proses aransemen ditangani oleh Teddy, KUSH, Dominsuk, dan VVN. Kombinasi ini menghasilkan lagu yang terdengar mengilap, luas, dan dirancang untuk memberi dampak instan sejak detik pertama, sebuah ciri khas produksi Teddy yang kembali menonjol.

Ulasan dari The Bias List menyoroti perbedaan pendekatan ONE MORE TIME dibandingkan single ALLDAY PROJECT sebelumnya dari lagu mereka yang berjudul Famous. Jika Famous membutuhkan waktu untuk meresap melalui strukturnya yang berliku, lagu ONE MORE TIME justru dirancang untuk langsung menghantam pendengar. Lagu ini disebut memadukan energi EDM antemik ala akhir 2000-an dengan drum dan bass yang diperbesar skalanya, sehingga menciptakan kesan yang megah dan sinematik. Meski demikian, kritik diarahkan pada bagian verse kedua yang dinilai memperlambat momentum, membuat lagu sempat kehilangan daya ledaknya sebelum kembali bangkit menuju bagian klimaks.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Bernyawa atau Hampa? Perjalanan Emosional Album Original vs Remake