Goodnight Electric, Band Electro-Pop Indonesia dengan Identitas Sound yang Unik

Foto Personil Band Goodnight Electric
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/CVjxpx4Pzal/?img_index=2&igsh=NXJlam5xanNodGNt

Musik, VIVA Mindset –Band asal Jakarta ini dulu sempat dikenal lewat arus synth-pop dan new wave, namun melalui perilisannya di akhir dekade 2010-an hingga sekarang, Goodnight Electric menunjukkan bahwa mereka bisa berevolusi, beradaptasi, dan tetap relevan.

img_title Taylor Swift Kejutkan Penonton di Monolog Dakota Johnson pada SNL

Setelah lama vakum dari panggung besar dan rilisan baru, di 2019 mereka kembali dengan single berjudul VCR. Lagu ini langsung menarik perhatian karena membawa “romantisme era 90-an” — dengan aransemen analog, synth-heavy yang hangat, dan sentuhan nostalgia era VHS. Menariknya, VCR adalah lagu pertama dari Goodnight Electric yang menggunakan lirik berbahasa Indonesia, menandai keberanian mereka bereksperimen dengan identitas baru tanpa meninggalkan akar musik mereka.

img_title Teori di Balik MV Patient Zero Taylor Swift, Dari Hantu Sampai Dua Mawar

Tidak lama setelah itu, mereka melanjutkan comeback dengan single lain bertajuk Erotika — lagu yang menampilkan sisi gelap dan melankolis dari band ini. Jika VCR terasa “cerita nostalgia”, Erotika menawarkan atmosfer new wave / post-punk yang lebih berat dan emosional, menunjukkan bahwa Goodnight Electric bisa menyelam ke mood yang lebih dewasa dan kompleks.

Era Baru dengan Member Baru

img_title Alasan Taylor Swift Layak Raih Artist Director Honors Di MTV VMAs 2026

Kemudian di tahun 2020, dengan formasi baru — termasuk hadirnya anggota seperti Vincent Rompies (bass), Andi Hans (gitar), dan vokalis tambahan Priscilla Jamail — mereka merilis album penuh berjudul Misteria. Album ini menandai transformasi band secara musikal: selain tetap memakai synthesizer/modular synth, Goodnight Electric mulai memasukkan elemen gitar & bass organik — menciptakan suara yang lebih kaya, atmosferik, dan dewasa. Lirik-lirik dalam Misteria juga seluruhnya dalam bahasa Indonesia, sebuah langkah berani yang memberi mereka kedekatan emosional baru dengan pendengar lokal.

Dengan kombinasi synth-pop, new wave, ambient, dan sedikit nuansa post-punk / dream pop — Goodnight Electric sekarang berdiri sebagai band yang mampu menawarkan nostalgia sekaligus inovasi. Mereka berhasil menjaga identitas lama sambil terus berkembang, membuat karya mereka relevan untuk generasi lama maupun baru.

Rekomendasi Lagu — Starter Pack untuk Pendengar Baru

Kalau kamu baru ingin mencoba mendengar Goodnight Electric, berikut beberapa lagu yang cukup mewakili perjalanan mereka dari masa awal hingga era terbaru:

Halaman Selanjutnya
img_title