6 K-Drama Bernuansa Retro yang Membawa Rasa Nostalgia
- https://m.imdb.com/title/tt14166666/mediaviewer/rm880002305/?ref_=ttmi_mi_3_1
Drama, VIVA Mindset –Nuansa nostalgia memang punya daya tarik tersendiri, tak heran beberapa K-Drama sukses menghadirkan suasana masa lalu dengan pita kaset, surat cinta tulisan tangan, dan gaya hidup analog sambil menyuguhkan kisah emosional yang relevan hingga sekarang.
Berikut enam drama Korea “retro” yang wajib kamu masukkan ke watchlist.
1. Typhoon Family
Drama ini berlatar krisis finansial Asia 1997, saat Korea mengalami guncangan ekonomi besar. Kang Tae Poong (Lee Junho) harus mengambil alih perusahaan perdagangan keluarganya yang terancam kolaps, sementara Oh Mi Seon (Kim Min Ha), pegawai junior yang setia, membantunya menavigasi dunia bisnis yang keras.
Dengan visual sepia yang kuat dan tema tanggung jawab generasi lama, Typhoon Family menggabungkan dinamika keluarga dan korporat di era pra-digital dengan sangat hangat.
2. A Hundred Memories
Berlatar tahun 1980-an, A Hundred Memories mengikuti kisah Go Young Rye (Kim Da Mi), seorang pramudi bus yang bermimpi kuliah, dan Seo Jong Hee (Shin Ye Eun), rekan kerja yang bercita-cita menjadi Miss Korea.
Cerita ini lebih dari sekadar romansa, drama ini juga merayakan persahabatan perempuan, ketekunan, dan kerinduan akan masa muda yang simpel.
3. Twinkling Watermelon
Drama ini punya elemen time-slip, Ha Eun Gyeol (Ryeoun), seorang siswa teladan sekaligus gitaris, tanpa sengaja dibawa kembali ke tahun 1995. Di sana, dia bertemu versi remajanya sang ayah dan bergabung ke dalam band.
Dengan band tahun ’90-an, jaket denim, dan walkman sebagai latar visual, Twinkling Watermelon terasa seperti lembaran lama dari album foto masa lalu, dipadu dengan alur romantis dan emosional.
4. Youth of May
Di tengah gelombang demonstrasi Gwangju tahun 1980, Youth of May menghadirkan kisah cinta antara Hwang Hee Tae (Lee Do Hyun), mahasiswa calon dokter, dan Kim Myung Hee (Go Min Si), seorang perawat dengan mimpi besar.
Drama ini bukan hanya soal romantika, tetapi juga harapan dan keberanian di masa sejarah kelam. Nuansa retro diperkuat lewat kostum, setting zaman 80-an, dan emosi yang mendalam.