LE SSERAFIM Sindir Haters Lewat Lagu Makanan, Begini Penjelasannya!
- https://www.soompi.com/article/1794627wpp/le-sserafim-enters-top-50-of-uks-official-singles-chart-for-1st-time-with-j-hope-collab-spaghetti
Musik, VIVA Mindset –Dilansir dari WikiHow, LE SSERAFIM kembali mengguncang industri musik K-Pop dengan single terbaru mereka berjudul SPAGHETTI. Menggunakan melodi funk-pop yang playful, visual penuh humor, dan konsep yang tak biasa, lagu ini langsung mencuri perhatian penggemar maupun haters mereka. Namun, di balik lirik SPAGHETTI yang terdengar manis dan ringan, terdapat metafora tajam yang merepresentasikan kekuatan identitas, kepercayaan diri, serta pesan seakan mengatakan: “Kami ada dimana-mana dan kalian tetap tidak bisa menghindar.”
Lagu SPAGHETTI bukan hanya lagu yang memicu goyangan secara spontan, namun juga sindiran halus kepada haters yang terus mengkritik grup tersebut. LE SSERAFIM memanfaatkan metafora makanan, khususnya spageti yang terselip di gigi untuk memberikan penegasan bahwa keberadaan mereka begitu melekat, tak peduli apakah orang menyukainya atau tidak.
Salah satu anggota, Yunjin menjelaskan bahwa ide lagu ini datang dari pemahaman sederhana, namun brilian: “Makanan yang nyangkut di gigi sama seperti nama kami yang nyangkut di kepala kalian.” Seolah mengatakan bahkan ketika orang mencoba menepis atau meremehkan mereka, nama grup LE SSERAFIM tetap terus muncul dalam percakapan.
Metafora Spaghetti sebagai Identitas Pop Modern
Metafora dalam SPAGHETTI bekerja layaknya simbol dominasi budaya dalam konteks musik K-Pop. Sama seperti spageti yang sulit dilepaskan dari gigi, LE SSERAFIM menempatkan diri sebagai fenomena pop yang lengket, catchy, dan sulit dihapus dari ingatan publik. Lirik-lirik seperti: “Stuck in your mind, that’s LE SSERAFIM,” dan “Bad bixxh in between your teeth.” Menunjukkan bagaimana mereka memahami dinamika popularitas bahwa semakin mereka dibenci, maka akan semakin diperhatikan. Melalui nada percaya diri dan penuh humor, lagu ini menjadi deklarasi identitas bahwa keberadaan LE SSERAFIM tak dapat dimatikan oleh komentar-komentar negatif yang beredar.
Diss Track Manis nan Pedas
Lagu ini juga dipahami sebagai tongue-in-cheek diss track, yakni sindiran yang tidak agresif, namun efektif. LE SSERAFIM menawarkan para pengkritik melalui lirik seperti: “Just give up, you know you will eat it up.” Pesan yang disampaikan sangat jelas bahwa haters boleh bicara apa saja, namun tetap tak bisa memperhatikan mereka. Alih-alih marah, grup ini memiliki pendekatan yang playful dan witty, memperlihatkan kematangan emosional serta citra girlgroup modern yang tidak rentan goyah.