Ajarkan Anak Berpakaian Sesuai Usianya
- https://playmatters.org.au/blog/learning-dressing-skills-through-play
Parenting, VIVA Mindset –Untuk mengajarkan anak berpakaian sesuai usianya, pilihlah pakaian yang sesuai dengan umur mereka dan secara bertahap kenalkan keterampilan yang lebih kompleks, seperti memakai kaus kaki dan baju, kemudian berlanjut ke resleting dan kancing. Pecah prosesnya menjadi langkah-langkah kecil, buat suasananya menyenangkan, dan tetapkan rutinitas agar anak dapat membangun kemandirian dan rasa percaya diri. Berikut klasifikasi pembagian mengajarkan anak berpakaian sesuai rentang usia
1. Usia 1–2 tahun
Pada usia ini, anak biasanya sudah dapat membantu dengan cara mengulurkan tangan dan kaki saat berpakaian, melepas kaus kaki dan topi, serta melepaskan sepatu atau menurunkan celana.
2. Usia 2–3 tahun
Mereka seharusnya sudah bisa melepas lebih banyak pakaian, seperti jaket dan celana dengan pinggang karet, serta mulai mencoba mengenakan baju dengan sedikit bantuan. Mereka juga bisa membuka resleting jaket jika bagian bawahnya sudah tersambung.
3. Usia 3–4 tahun
Anak sudah bisa mengenakan kaus, sepatu (meskipun kadang tertukar kiri-kanan), dan kaus kaki. Mereka juga seharusnya bisa menarik resleting ke atas dan mengancingkan kancing besar di bagian depan pakaian.
4. Usia 4–5 tahun
Pada usia ini, anak umumnya sudah mampu berpakaian dan melepas pakaian sendiri dengan lebih mandiri. Mereka dapat membuka dan menutup resleting tanpa bantuan, mengenakan kaus kaki, serta memakai dan melepas kaus dengan mandiri.
Tips Mengajarkan Anak Berpakaian
Mulai dari tugas sederhana. Awali dengan pakaian yang mudah dilepas seperti kaus kaki atau topi untuk membangun rasa percaya diri sebelum beralih ke tugas yang lebih sulit. Pilih pakaian yang mudah digunakan. Pilih pakaian dengan pengait sederhana seperti pinggang karet, velcro, dan kancing besar agar lebih mudah dikenakan.
Jadikan permainan. Ubah kegiatan berpakaian menjadi aktivitas menyenangkan, misalnya dengan membuat lomba berpakaian. Ciptakan rutinitas. Jadwalkan waktu khusus untuk latihan, misalnya di pagi hari, agar anak terbiasa dan lebih terampil.
Susun pakaian dengan urutan yang benar. Letakkan pakaian di permukaan datar sesuai urutan pemakaian, misalnya baju di bawah dan celana di atas, dengan bagian depan menghadap ke atas. Gunakan petunjuk visual. Pilih baju dengan gambar di bagian depan agar anak mudah mengenali mana sisi depan dan belakang.