Antara Mimpi dan Realita dari “I Will Be Your Bloom (2022)”
Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:11 WIB
Sumber :
- https://www.imdb.com/title/tt26346520/mediaviewer/rm2631428609/?ref_=ext_shr_lnk
Drama, VIVA Mindset –Drama Jepang “I Will Be Your Bloom (2022)” menggambarkan perjalanan antara kisah mantan guru yang menjadi pengasuh sekaligus pembimbing bagi grup idola laki-laki yang sedang berjuang meraih kesuksesan. Drama ini menunjukkan bahwa impian adalah perjalanan tentang tumbuh, percaya diri, dan menemukan makna baru dalam hidup.
Baca Juga
Sinopsis
“I Will Be Your Bloom (2022)” bercerita tentang Asuka Nakamachi, mantan guru yang kehilangan semangat hidup setelah karirnya menjadi guru di sebuah sekolah hancur. Kemudian, ia menjadi pengasuh sekaligus penjaga asrama bagi “8loom”, grup idola laki-laki yang beranggotakan 7 orang yang sedang berjuang meraih impian mereka.
Kelebihan
- Pesan inspiratif yang menyoroti arti mimpi, proses bangkit dari kegagalan, dan menemukan tujuan hidup baru.
- Karakter yang berkembang seperti Asuka dan para anggota 8loom mengalami perkembangan emosional yang cukup natural dan tidak canggung.
- Musik yang memikat penggemar, Lagu-lagu “8loom” menjadi bagian penting dari cerita dan menambah perasaan emosional dalam drama.
- Plot cerita yang tidak berat. Meskipun terdapat konflik besar sepanjang episode, namun penyelesaiannya cepat dan tidak bertele-tele. Sehingga drama ini tetap cocok untuk penonton yang mencari tontonan ringan.
- Visual dan sinematografi dengan warna cerah. Dengan visualisasi yang terang, drama ini memberikan kesan optimis dan menyenangkan sehingga penonton tidak pusing.
Kekurangan
- Alur cenderung lambat untuk beberapa penonton. Beberapa episode terasa berputar di sekitar konflik ringan yang bisa dipadatkan dan dibuat lebih kompleks.
- Kedalaman konflik terbatas. Beberapa isu penting, seperti kegagalan karier Asuka atau tekanan industri hiburan tidak digali terlalu dalam.
- Romansa agak klise. Bagi penonton hubungan yang dimiliki antara Asuka dan karakter utama laki-laki terasa bisa ditebak.
- Penokohan anggota grup kurang merata. Beberapa anggota “8loom” tidak mendapat cukup porsi cerita, dan hanya berfokus pada 3 anggota terutama Sagami.