Antara Doa dan Delusi Dalam Film Saint Maud
- https://m.imdb.com/title/tt7557108/mediaviewer/rm3662883073/?ref_=tt_ph_1_1
Film, VIVA Mindset – Kisah seorang perawat muda religius yang terperangkap dalam obsesi fanatik.
Seorang perawat religius, tertarik oleh keimanan yang baru ditingkahi rasa luka dari masa lalu, menjadi terobsesi secara berbahaya dalam usahanya menyelamatkan jiwa pasiennya yang sekarat. Obsesi ini membawanya melewati batas rasionalitas dan iman, hingga identitasnya terseret antara keyakinan, pengampunan, dan delusi spiritual.
Film horor ini menduduki posisi ke-1 sebagai film terbaik di Prime Video menurut penilaian pengguna di situs IMDb, menyiratkan bahwa di antara semua pilihan horor yang tersedia di platform Prime Video tersebut.
Sinopsis singkat Film Saint Maud
Tanpa petunjuk Tuhan, Maud, seorang perawat muda yang kesepian dan rapuh karena trauma yang tak terjelaskan, menemukan penghiburan dalam iman Kristen yang baru dianutnya. Ketika ia ditugaskan merawat Amanda, mantan penari glamor yang sekarat karena kanker, Maud terobsesi dengan keyakinan bahwa ia ditakdirkan untuk menyelamatkan jiwa Amanda dari kutukan kekal, apapun konsekuensinya. Debut sutradara Rose Glass dengan cerdik menelusuri kejatuhan psikologis Maud melalui atmosfer yang mimpi namun menekan, alur yang penuh ketegangan, dogma yang semakin ekstrem, dan keraguan yang membebani, hingga pada akhirnya iman dan ambisinya membawa kehancuran yang mengejutkan dan tragis.
Fakta Menarik dibalik Film Saint Maud
1. Rose Glass sempat menulis latar agama ekstrem untuk Maud (sekolah Katolik, latar keagamaan intens), tapi akhirnya dihapus karena terasa mirip Carrie (1976).
2. Tidak ada bukti kuat bahwa Maud digambarkan memiliki dua warna mata atau bahwa Morfydd Clark memilikinya.
3. Saya tidak menemukan konfirmasi bahwa film ini awalnya direkam dengan rasio aspek 1,66:1 dan kemudian diubah ke 2,39:1 melalui VFX.
4. Rose Glass memenangkan IWC Schaffhausen Filmmaker Bursary Award untuk Saint Maud, dengan penghargaan yang diserahkan oleh Danny Boyle.
5. Dalam Saint Maud, ketika “Tuhan” berbicara kepada Maud, bahasanya adalah bahasa Welsh, menggunakan suara Morfydd Clark yang dipitch-rendah.