The Shawshank Redemption, Film Terbaik Sepanjang Masa!
- https://m.imdb.com/title/tt0111161/mediaviewer/rm3156049920/?ref_=tt_ph_1_2
Film, VIVA Mindset – The Shawshank Redemption, Film Terkenal dari Novel Stephen King.
The Shawshank Redemption merupakan film yang diangkat dari novel Rita Hayworth and Shawshank Redemption karya Stephen King yang dirilis pada tahun 1982. Film ini meraih rating 9,3 dari 10 oleh lebih dari 3 juta penonton, menjadikannya film dengan skor tertinggi di IMDb. Dengan alur yang kuat, karakter yang kompleks, serta tema persahabatan, harapan, dan perjuangan melawan ketidakadilan, film ini terus dikenang, dianggap sebagai salah satu film dengan genre drama terbaik, paling berpengaruh, dan paling ikonik, sekaligus menjadi salah satu film yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi setiap penontonnya.
Sinopsis singkat Film The Shawshank Redemption
Film ini menceritakan tentang seorang mantan bankir sukses yang kehidupannya berubah drastis setelah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Shawshank, meskipun ia sebenarnya tidak bersalah atas kejahatan yang dituduhkan. Di balik jeruji besi yang penuh kekerasan, tekanan, dan ketidakadilan, ia berusaha bertahan dengan caranya yang unik, memanfaatkan kecerdasan serta ketenangan untuk menghadapi penderitaan sehari-hari. Dalam proses adaptasinya, ia mulai menjalin hubungan dengan para tahanan lain dan menemukan arti baru dalam hidup melalui persahabatan yang erat dengan Red, seorang narapidana bijak yang kelak menjadi sahabat sejati sekaligus cahaya harapan di tengah kegelapan penjara.
Fakta menarik dibalik Film The Shawshank Redemption
1. Adegan awal Andy dan Red di halaman penjara, saat Red melempar bola bisbol, butuh sembilan jam syuting karena Frank Darabont mengulang pengambilan. Morgan Freeman melempar bola tanpa henti hingga lengannya harus digendong keesokan hari.
2. Morgan Freeman menyebut naskah ini salah satu yang terbaik yang pernah ia baca. Ia langsung ingin terlibat, dan terkejut saat dipilih memerankan Red. Film ini pun menjadi favorit pribadinya.
3. Stephen King tidak pernah mencairkan cek $5.000 untuk hak film. Bertahun-tahun kemudian, ia membingkainya dan mengembalikannya pada Darabont dengan catatan bercanda.
4. Saat adegan perpustakaan, Tim Robbins harus menyesuaikan dialog dengan kokok burung gagak milik Brooks. Ia mempelajari polanya dan berhasil melafalkan kalimat tepat waktu, membuat Darabont kagum.