Sinopsis Anime BanG Dream! Ave Mujica,Sakiko Hatinya Hancur
- https://anime.bang-dream.com/avemujica/story/
Anime, VIVA Mindset –BanG Dream! Ave Mujica adalah anime yang menjadi bagian dari proyek multimedia BanG Dream! yang dikembangkan oleh Bushiroad.
Adapun anime ini diproduseri oleh Ultra Super Pictures, Bushiroad, Tokyo MX, Good Smile Company, Bushiroad Music, dan Hori Pro International.
Sedangkan produksinya dikerjakan oleh studio SANZIGEN dan tayang pertama kali pada 2 Januari 2025 hingga 27 Maret 2025 dengan total 13 episode, masing-masing berdurasi 23 menit.
Anime ini mempunyai genre drama dengan tema musik. Rating anime adalah PG-13 yang artinya dikhususkan untuk penonton berusia 13 tahun ke atas.
Pemeran dari anime BanG Dream! Ave Mujica di antaranya Yuzuki Watase sebagai Musumi Wakaba, Kanon Takao sebagai Sakiko Togawa, Rico Sasaki sebagai Uika Misumi, Mei Okada sebagai Umiri Yahata, dan Akane Yonezawa sebagai Nyamu Yuutenji.
Hina Youmiya sebagai Tomori Takamatsu, Rin Tateishi sebagai Anon Chihaya, Mika Kohinata sebagai Soyo Nagasaki, Hina Aoki sebagai Raana Kaname, dan Amane Shindou sebagai Mashiro Kurata.
Bagi yang akan menonton anime BanG Dream! Ave Mujica dapat menyaksikannya di kanal YouTube Muse Indonesia.
Sinopsis BanG Dream! Ave Mujica
BanG Dream! Ave Mujica menceritakan di hari saat kehidupan Sakiko Togawa yang penuh dengan keistimewaan hancur, ia dengan berat hati dia mengingkari janjinya kepada CRYHCHIC dan meninggalkan band tersebut yang merupakan tindakan yang mencabik hatina.
Hari demi hari, ia berjuang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya hingga sebuah kenangan berharga ternoda, yang akhirnya menekannya ke tepi jurang.
Didorong tujuan yang retak serta keinginan untuk dapat merebut kembali apa yang telah hilang, Sakiko kemudian membentuk Ave Mujica, sebuah band metal simfoni bertopeng.
Dengan para anggotannya yang terikat bukan oleh tujuan bersama, melainkan ini adalah benang-benang yang rapuh dan hasrat mereka yang berbeda. Bersama-sama, mereka lalu menenun topeng duka yang menghantui antara kehilangan dan kelahiran kembali, memikat penonton dengan sandiwara musikal bergaya gotik.
Namun, saat prinsip mereka saling berbenturan, luka masa lalu mereka saling menampakan diri. Dengan kedok yang rapuh ini mereka bangun terancam runtuh, dan akhirnya membawa Sakiko ke ambang kehancuran yang sulit diobati lagi.