Eksperimen Politik Remaja dalam Serial The Society
- https://www.imdb.com/title/tt8778064/mediaviewer/rm2550045185/?ref_=ttmi_mi_27_2
Film, VIVA Kerangka berpikir -Bayangkan jika suatu hari semua orang dewasa di kota menghilang, dan hanya remaja yang tersisa. Itulah premis The Society, serial Netflix yang dibintangi Kathryn Newton dan diciptakan oleh Chris Keyser. Kota yang tadinya normal berubah jadi ruang kosong tanpa aturan. Tidak ada hukum, tidak ada orang tua, dan tidak ada pemerintah. Dari situ, muncul satu pertanyaan penting: bagaimana sebuah masyarakat bisa terbentuk kembali dari nol?
Serial ini dimulai dengan premis misterius: sekelompok siswa SMA kembali ke kampung mereka, West Ham, setelah mengungkap salah satu kejanggalan—namun mendapati bahwa semua orang dewasa hilang. Untuk menambah keanehan, kota tersebut terisolasi dari dunia luar tanpa penjelasan magis yang jelas, memaksa mereka membangun kembali tatanan sosial dari nol. Serial The Society ini seolah menjadi eksperimen sosial yang menunjukkan teori kontrak sosial ala Thomas Hobbes: manusia memang butuh aturan agar tidak terjebak dalam chaos.
Walaupun protagonis dan settingnya adalah remaja, The Society tidak ragu menyentuh tema yang berat: demokrasi vs otoritarianisme, keadilan, ideologi, kekuasaan, dan bahkan moralitas. Keyser merancang karakter-karakter yang bukan hanya stereotip remaja, tetapi menjadi simbol ideologi: ada yang memimpin dengan empati, ada yang mengambil kekuasaan secara agresif. Konflik antar karakter lalu mencerminkan dinamika politik nyata, di mana opini publik bisa berbalik, kepemimpinan diuji, dan struktur kekuasaan bisa runtuh jika tidak dijaga.
Selain soal kekuasaan, The Society juga menyoroti pentingnya kompromi dan legitimasi. Tidak semua konflik bisa diselesaikan dengan voting; kadang dibutuhkan komunikasi, kepercayaan, dan bahkan pengorbanan. Serial ini memperlihatkan betapa rumitnya menjaga keseimbangan kepentingan bersama dalam sebuah komunitas, bahkan di antara teman sebaya.
Relevansinya jelas terasa untuk kehidupan nyata. Politik di sini bukan sesuatu yang jauh di gedung parlemen, melainkan hadir dalam organisasi sekolah, komunitas, hingga interaksi sehari-hari. The Society menjadi semacam simulasi politik yang memperlihatkan betapa dekatnya kita dengan isu kekuasaan, aturan, dan tanggung jawab, bahkan sejak usia remaja.