Pandangan Berbeda Christopher Nolan dan Matt Damon Tentang Film 'The Odyssey'
- The Hollywood Reporter https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTUC50swaYtAaNQWMC2b7Zmnpq-41diGVORcbkVoS9DxQ&s=10
Film, VIVA Mindset –Sutradara film 'The Odyssey' Matt Damon berkata bahwa dirinya tidak sependapat dengan Matt Damon, pemeran utama di film terbarunya, mengenai masa depan pembuatan film epik berdurasi panjang seperti yang diterapkan pada film 'The Odyssey'.
Sebelumnya, Matt Damon mengatakan bahwa ia memiliki perasaan nostalgia saat mengerjakan film epik ini "seperti film - film ketika saya masih baru memulai bekerja - dan aku tahu bahwa itu akan hilang begitu saja", sang aktor menambahkan, "Aku tahu bahwa ini adalah terakhir kali aku akan mengerjakan sesuatu yang seperti ini. aku pikir orang tidak akan memiliki sumber untuk mengambil film dengan cara ini lagi kedepannya."
Ketika diberi tahu tentang pernyataan Damon mengenai pembuatan 'The Odyssey' dan artinya bagi masa depan perfilman dalam wawancara dengan The Telegraph, Christopher Nolan mengungkapkan pandangan yang berbeda.
Sutradara peraih penghargaan Oscar itu memahami maksud Damon, karena memang sudah lama tidak ada yang membuat film berskala besar semacam itu.
"Karena memang terasa sudah lama sekali sejak seseorang membuat film seperti ini dengan cara seperti ini, dimana anda berkeliling dunia, mengumpulkan ribuan peain, dan sebagainya,"kata Nolan, yang menjabat sebagai presiden Directors Guild of America.
"Namun ada pandangan pesimistis dalam melihatnya yang saya tidak setuju. Menurut saya film itu vital dan esensial dan terus mentransformasikan dirinya - kita sekarang punya suara - suara baru yang hebat di perfilman, membuat medium ini menjadi milik mereka sendiri dan terus bergerak maju."
Nolan mereferensikan penulis dan sutradara film Obsession Curry Barker dan sutradara Backrooms Kane Parsons sebagai pembuat film orisinil Gen Z yang berhasil menembus box office.
"Maka dari itu saya tidak pernah mempercayai argumen bahwa penonton muda perhatianya terlalu pendek untuk menikmati film epik Romawi selama tiga jam," tambah Nolan.
"Film - film itu sangat misterius dan ruminatif. Maksud saya, beberapa bagian dari Backrooms adalah David Lynch di saat - saat paling misteriusnya. Tetap saja, penonton muda tidak pernah bosan menontonnya."