8 Tips Menjadi Ibu yang Waras dan Bahagia: Happy Mom, Happy Family
- Photo by Elina Fairytale: https://www.pexels.com/photo/photo-of-woman-playing-with-her-children-3806953/
Parenting, VIVA Mindset –Ungkapan ‘Happy Mom, Happy Family’ ternyata bukan sekedar kiasan. Dilansir dari Institute of Family Studies, Istri yang bahagia cenderung mempengaruhi kesejahteraan suami, cara berpikir suami, dan perilaku anak, lebih dari ketika suami yang berbahagia. Berdasarkan studi dari The Ohio State University, kebahagiaan ibu penting bagi perkembangan anak bukan hanya karena memengaruhi preferensi pengasuhan, tetapi juga karena dapat memengaruhi pilihan pasangan hidup, yang keduanya kemudian menentukan investasi masa kanak – kanak.
Kualitas interaksi antara ibu dan anak juga sangat penting bagi perkembangan anak usia dini. Ibu yang lebih bahagia lebih responsif dan peka terhadap kebutuhan anaknya, dan karena keterikatan anak berkembang pada usia muda, keterampilan anak akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih jauh, yaitu ibu, meskipun tidak melupakan kehadiran ayah sebagai salah satu faktor kebahagiaan anak.
Lalu, bagaimana caranya menjadi ibu tetap waras dan Bahagia? Dikutip dari berbagai sumber, berikut tips menjadi ibu yang bahagia:
Punya Rutinitas, dan Ringkaskan Jadwalmu
Ketika bangun tidur, sikat gigi, mandi dan berpakaian, anak – anak akan belajar memiliki rutinitas yang sama. Mereka tahu apa yang akan terjadi setelahnya. Selain itu, anak – anak akan menginginkan beberapa aktivitas setelah mereka dewasa. Tugas anda adalah mengarahkan mereka untuk memiliki jadwal yang ringkas yang bisa anda ikuti tanpa harus berkejar-kejaran dengan waktu. Misalnya, satu jenis olahraga/aktivitas per musim per anak.
Pergi Keluar
Pergi ke perpustakaan, taman bermain, duduk dan membaca saat anak sedang bermain, pergi keluar dan bermainlah dengan anak anda. Lakukan playdate dengan teman anda. Memiliki pergantian pemandangan sangat disarankan.
Minta Bantuan
Anda tidak harus melakukan semuanya sendiri. Rumah yang berantakan akan membuat suasana tidak enak, dan tidak menyenagkan bagi semua orang. Mengajak sekeluarga untuk menolong pekerjaan rumah itu penting! Anda bisa sekaligus mengajarkan anak untuk bertanggung jawab. Anda tidak disini untuk membuat anak anda senang. Tentu akan menjadi pekerjaan tambahan untuk mengajarkan anak bebersih dn beberes, tapi akan menjadi sangat berguna dalam jangka panjang.