Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda dan Cara Menghindarinya

Ilustrasi Rupiah/ Uang
Sumber :
  • Pexels: Ahsanjaya/ VIVA Mindset

Entertainment, VIVA Mindset – Kesalahan mengelola keuangan yang sering dilakukan anak muda antara lain tidak membuat anggaran, menghabiskan seluruh penghasilan, mengabaikan dana darurat, menggunakan utang tanpa perencanaan, dan tidak memiliki tujuan keuangan. Mengenali kebiasaan tersebut sejak dini dapat membantu membangun kondisi keuangan yang lebih teratur serta mempermudah pencapaian target finansial di masa depan.

img_title AISNU Jatim Perluas Program SABDA AI, Guru TK hingga SMP di Lamongan Dibekali Literasi Artificial Intelligence

Mengelola keuangan bukan hanya tentang berapa besar penghasilan yang dimiliki, tetapi juga bagaimana uang tersebut digunakan. Banyak anak muda mulai memperoleh penghasilan dari pekerjaan tetap, pekerjaan lepas, usaha, atau sumber pendapatan lainnya. Pada tahap ini, kemampuan mengatur keuangan menjadi keterampilan yang penting.

Kesalahan dalam mengelola uang sering kali tidak langsung menimbulkan dampak besar. Namun, jika menjadi kebiasaan, kondisi tersebut dapat menyulitkan pengelolaan keuangan di kemudian hari. Memahami kesalahan yang umum terjadi dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih baik.

img_title Duta Muda Sidoarjo 2026 Berikan Apresiasi kepada RSI Siti Hajar sebagai Official Medical Partner

Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda

Beberapa kesalahan berikut cukup umum ditemukan pada orang yang baru mulai mengatur keuangan pribadi. Mengenalinya dapat membantu Anda menghindari kebiasaan yang kurang efektif.

img_title Sekawan Bumi Foundation Salurkan Bantuan Air Bersih dan Gelar Aksi Asuh Pohon di Lereng Gunung Penanggungan

1. Tidak Membuat Anggaran Pengeluaran

Tidak memiliki anggaran membuat seseorang sulit mengetahui ke mana uang digunakan setiap bulan.

Anggaran sederhana dapat membantu menentukan prioritas pengeluaran, sehingga kebutuhan utama tetap terpenuhi sebelum mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain.

Contoh pos anggaran:

  • Kebutuhan sehari-hari

  • Transportasi

  • Tagihan rutin

  • Tabungan

  • Dana darurat

  • Hiburan

Menghabiskan Seluruh Penghasilan

Sebagian orang menggunakan seluruh penghasilan yang diterima tanpa menyisakan dana untuk tabungan atau kebutuhan mendatang.

Menyisihkan sebagian penghasilan sejak awal dapat membantu mempersiapkan kebutuhan yang tidak direncanakan maupun tujuan keuangan jangka panjang.

Tidak Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran

Tanpa pencatatan, sulit mengetahui apakah kondisi keuangan mengalami surplus atau justru defisit.

Pencatatan tidak harus rumit. Anda dapat menggunakan:

  • Buku catatan

  • Aplikasi pencatat keuangan

  • Spreadsheet

  • Catatan di ponsel

Konsistensi mencatat sering kali lebih penting daripada metode yang digunakan.

Mengabaikan Dana Darurat

Dana darurat adalah sejumlah uang yang disiapkan untuk menghadapi kebutuhan yang tidak direncanakan.

Tanpa dana tersebut, seseorang mungkin harus menggunakan tabungan untuk tujuan lain atau mencari sumber dana tambahan ketika menghadapi situasi mendesak.

Halaman Selanjutnya
img_title