Film Dokumenter Wanam Angkat Cerita Food Estate di Papua

Poster film Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua
Sumber :
  • https://x.com/QArnadila/status/2075066482481062049/photo/1Source Insert: -

Film, VIVA Mindset –Film dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua diluncurkan di Kawasan Blok M Jakarta Selatan apda Kamis, 9 Juli 2026. Peluncuran film ini menjadi ruang diskusi mengenai masa depan Papua, pembangunan nasional serta pentingnya literasi informasi di era digital.

img_title Misteri dalam Planet of the Apes 2001, Bagaimana Leo Bisa Terlempar ke Planet Lain?

Dilansir dari VIVA, film Wanam mengangkat kisah transformasi Kawasan Wanam di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, yang diproyeksikan mejadi salah satu pusat pengembangan ketahanan pangan nasional.

Seperti diketahui, Kawasan di timur Merauke ini menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan sasaran food estate atau ketahanan pangan.

img_title Project Hail Mary dan Misteri Misi Ryland Grace, Apa yang Terjadi di Luar Angkasa?

Dikutip dari Antara, Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif yang turut hadir dalam peluncuran film itu mengatakan Papua memiliki nilai historis ekologis, dan geopolitik yang sangat penting bagi Indonesia maupun dunia. Kekayaan hayati dan sumber daya alam yang dimiliki Papua menjadi aset strategis yang harus dikelola secara bijaksana.

Yudi mengatakan, Papua memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan menjadi perhatian dunia. Keunikan flora, fauna, serta potensi sumber daya nya merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia.

img_title Novel Yesteryear Bakal Diadaptasi Jadi Film, Ceritanya Makin Relevan usai Kontroversi Tradwife Nara Smith

Film Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua diluncurkan oleh Yayasan Wardhana Nawasena. Dilansir dari VIVA, menurut Pembina Yayasan, Dean Ramella, media sosial berperan penting dalam membentuk dan mengubah opini masyarakat terhadap berbagai isu strategis nasional.

Ia mengatakan perkembangan teknologi menghadirkan peluang dan juga tantangan bagi masyarakat dalam menjalin informasi.

Dikutip dari VIVA, ia mengatakan bahwa cita – cita Indonesia untuk mencapai swasembada pangan, swasembada energi, hingga pnguasaan teknologi akan selalu dihadapkan pada beragam dinamika, termasuk munculnya berbagai narasi yang berkembang di ruang digital.

“Ketika Indonesia berupaya mewujudkan kemandirian melalui swasembada pangan dan energi, akan selalu ada tantangan. Karena itu masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu terverifikasi”, tambahnya.

Menurutnya, ruang digital kgususnya media sosial kini telah menjadi ruang pertarungan informasi yang mampu membentuk opini publik secara cepat. Maka dari itu masyarakat diharapkan dapat semakin kritis dalam menerima informasi yang beredar.

Halaman Selanjutnya
img_title