Tips Membuat CV ATS Friendly yang Dilirik HRD
- Unsplash: Markus Winkler/ VIVA Mindset
Entertainment, VIVA Mindset – CV ATS Friendly adalah curriculum vitae yang disusun agar mudah dibaca oleh Applicant Tracking System (ATS) sekaligus nyaman dipahami oleh HRD. Untuk membuat CV ATS Friendly, gunakan format sederhana, cantumkan kata kunci yang relevan dengan lowongan kerja, susun informasi secara sistematis, dan tonjolkan pengalaman serta keterampilan yang sesuai dengan posisi yang dilamar.
Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu dokumen penting dalam proses melamar pekerjaan. Di banyak perusahaan, khususnya perusahaan menengah hingga besar, CV sering kali diperiksa terlebih dahulu oleh Applicant Tracking System (ATS) sebelum dibaca oleh tim Human Resources (HR).
Oleh karena itu, CV tidak hanya perlu menarik secara visual, tetapi juga harus memiliki struktur yang mudah dipindai oleh sistem. Dengan format yang tepat, informasi penting dalam CV akan lebih mudah dikenali sehingga peluang untuk lolos ke tahap seleksi berikutnya dapat meningkat.
Apa Itu CV ATS Friendly?
CV ATS Friendly adalah CV yang dirancang menggunakan format sederhana sehingga dapat dibaca dengan baik oleh sistem ATS.
Umumnya, CV jenis ini memiliki ciri-ciri berikut:
Tata letak sederhana.
Menggunakan font yang mudah dibaca.
Memiliki heading yang jelas.
Tidak menggunakan elemen dekoratif berlebihan.
Mudah dipahami oleh perekrut.
Mengapa CV ATS Friendly Penting?
Banyak perusahaan menggunakan ATS untuk membantu mengelola lamaran kerja dalam jumlah besar.
CV yang mudah dipindai dapat membantu:
Menampilkan informasi dengan lebih jelas.
Memudahkan sistem mengenali kata kunci.
Mempermudah HRD menemukan pengalaman yang relevan.
Mengurangi risiko informasi penting tidak terbaca.
Struktur CV ATS Friendly
Berikut struktur yang umum digunakan.
1. Informasi Pribadi
Cantumkan informasi dasar seperti:
Nama lengkap.
Nomor telepon aktif.
Alamat email profesional.
Domisili.
Tautan portofolio atau profil profesional jika relevan.
Hindari mencantumkan informasi yang tidak diminta atau tidak berkaitan dengan pekerjaan.
2. Ringkasan Profil
Tuliskan ringkasan singkat yang menjelaskan:
Latar belakang.
Bidang keahlian.
Pengalaman utama.
Tujuan karier.
Usahakan ringkasan tidak terlalu panjang, cukup 2–4 kalimat.
3. Pengalaman Kerja
Cantumkan pengalaman kerja secara berurutan, biasanya dimulai dari yang terbaru.
Setiap pengalaman sebaiknya memuat:
Nama perusahaan.
Jabatan.
Periode bekerja.
Tanggung jawab utama.
Pencapaian yang relevan jika ada.
Gunakan poin-poin agar lebih mudah dibaca.
4. Riwayat Pendidikan
Masukkan informasi seperti:
Nama institusi.
Program studi.
Tahun masuk dan lulus.
Prestasi akademik jika relevan.
5. Keterampilan
Pisahkan keterampilan menjadi dua kategori.
Hard Skill
Contoh:
Microsoft Excel.
Microsoft Word.
Canva.
Adobe Photoshop.
SQL.
HTML dan CSS.
Pengolahan data.
Soft Skill
Contoh:
Komunikasi.
Kerja sama tim.
Manajemen waktu.
Kepemimpinan.
Problem solving.
Adaptasi.
Pilih keterampilan yang benar-benar Anda kuasai.
6. Sertifikat
Tambahkan sertifikat yang masih relevan dengan posisi yang dilamar.
Misalnya:
Pelatihan.
Sertifikasi profesi.
Kursus daring.
Webinar yang memberikan sertifikat.
7. Portofolio
Jika pekerjaan yang dilamar membutuhkan hasil karya, sertakan tautan portofolio.
Contohnya:
Desain grafis.
Artikel.
Website.
Proyek pemrograman.
Video.
Fotografi.
Tips Membuat CV ATS Friendly yang Dilirik HRD
Gunakan Kata Kunci dari Lowongan Kerja
Perhatikan deskripsi pekerjaan dan gunakan kata kunci yang relevan apabila memang sesuai dengan pengalaman dan kemampuan Anda.
Misalnya:
Digital Marketing.
Data Analysis.
Project Management.
Customer Service.
Content Writing.
Gunakan kata kunci secara alami dan jangan memasukkan kemampuan yang sebenarnya tidak dimiliki.
Gunakan Format yang Sederhana
Pilih tata letak yang bersih dan mudah dibaca.
Hindari:
Tabel yang rumit.
Ikon berlebihan.
Grafik persentase keterampilan.
Efek visual yang tidak diperlukan.
Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Pilih font yang sederhana dengan ukuran yang nyaman dibaca.
Konsistensi ukuran heading dan isi juga membantu meningkatkan keterbacaan.
Sesuaikan CV dengan Posisi yang Dilamar
Jangan menggunakan satu CV untuk semua lowongan.
Sesuaikan:
Ringkasan profil.
Pengalaman yang ditonjolkan.
Keterampilan.
Kata kunci.
Dengan demikian, isi CV menjadi lebih relevan.
Gunakan Bahasa yang Jelas
Hindari kalimat yang terlalu panjang.
Gunakan poin-poin singkat agar informasi mudah dipahami oleh ATS maupun HRD.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Beberapa kesalahan yang sering ditemukan antara lain:
Menggunakan desain yang terlalu ramai.
Menambahkan informasi yang tidak relevan.
Menggunakan alamat email yang kurang profesional.
Kesalahan penulisan atau ejaan.
Tidak menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar.
Memasukkan keterampilan yang tidak benar-benar dikuasai.
Checklist Sebelum Mengirim CV
Pastikan Anda telah memeriksa hal-hal berikut:
Informasi pribadi sudah benar.
Nomor telepon dan email aktif.
Tidak ada kesalahan penulisan.
Pengalaman kerja sudah diperbarui.
Keterampilan sesuai dengan lowongan.
Kata kunci relevan telah digunakan secara wajar.
Format CV rapi dan mudah dibaca.
File dapat dibuka dengan baik.
Nama file CV mudah dikenali.
FAQ
Apa itu ATS?
Applicant Tracking System (ATS) adalah sistem yang digunakan sebagian perusahaan untuk membantu mengelola dan menyaring dokumen lamaran kerja berdasarkan kriteria tertentu.
Apakah CV ATS Friendly harus hitam putih?
Tidak. Yang terpenting adalah desain tetap sederhana, mudah dibaca, dan tidak mengganggu proses pembacaan oleh sistem maupun HRD.
Berapa panjang CV yang ideal?
Untuk sebagian besar pelamar, CV satu hingga dua halaman umumnya sudah cukup, tergantung pengalaman kerja yang dimiliki.
Apakah foto wajib dicantumkan?
Kebutuhan mencantumkan foto bergantung pada persyaratan perusahaan atau lowongan kerja. Jika tidak diminta, Anda dapat mengikuti ketentuan yang berlaku.
Tips membuat Curriculum Vitae (CV) ATS Friendly yang dilirik HRD dimulai dengan menyusun format yang sederhana, menggunakan struktur yang jelas, mencantumkan pengalaman dan keterampilan yang relevan, serta menyesuaikan isi CV dengan posisi yang dilamar. Selain mudah dibaca oleh sistem ATS, CV yang rapi dan informatif juga membantu HRD memahami kompetensi Anda dengan lebih cepat.