Tips Jitu Lolos Interview Kerja Berbahasa Inggris untuk Fresh Graduate

Ilustrasi Interview/ Jabat Tangan
Sumber :
  • Unsplash: Mina Rad/ VIVA Mindset

4. Gunakan Jawaban yang Terstruktur

img_title Apa Itu Plagiarisme dan Cara Menghindarinya dalam Menulis Karya Orisinal

Agar jawaban lebih mudah dipahami, susun secara runtut.

Misalnya:

img_title Kesalahan Mengelola Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda dan Cara Menghindarinya
  • Jelaskan situasi.

  • Ceritakan tindakan yang dilakukan.

  • Sampaikan hasil atau pelajaran yang diperoleh.

Pendekatan ini membantu jawaban terdengar lebih sistematis.

img_title Perbedaan ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity untuk Produktivitas, Mana yang Sesuai Kebutuhan?

5. Perbanyak Kosakata yang Relevan

Pelajari istilah yang sering digunakan sesuai bidang pekerjaan.

Contohnya:

  • Teamwork.

  • Communication.

  • Leadership.

  • Problem solving.

  • Time management.

  • Customer service.

  • Project.

  • Deadline.

Menguasai kosakata dasar akan membantu Anda menjawab dengan lebih lancar.

6. Berlatih Berbicara dengan Suara Keras

Jangan hanya menghafal jawaban.

Cobalah:

  • Berlatih di depan cermin.

  • Merekam suara sendiri.

  • Berlatih bersama teman.

  • Melakukan simulasi interview.

Semakin sering berlatih, semakin percaya diri saat wawancara.

7. Jawab dengan Jujur

Jika belum memiliki pengalaman kerja, jangan mengarang cerita.

Sebagai fresh graduate, Anda dapat menceritakan:

  • Pengalaman organisasi.

  • Proyek kuliah.

  • Magang.

  • Kegiatan sukarela.

  • Pelatihan atau sertifikasi.

Fokus pada kemampuan yang diperoleh dari pengalaman tersebut.

8. Jangan Takut Meminta Pengulangan Pertanyaan

Jika kurang memahami pertanyaan pewawancara, Anda dapat meminta mereka mengulang atau menjelaskan dengan sopan.

Contohnya:

"Could you please repeat the question?"

atau

"Could you please explain the question?"

Hal ini lebih baik daripada menjawab pertanyaan yang sebenarnya belum dipahami.

9. Perhatikan Pengucapan dan Kecepatan Bicara

Berbicara terlalu cepat dapat membuat jawaban sulit dipahami.

Usahakan untuk:

  • Berbicara dengan tempo yang nyaman.

  • Mengucapkan kata-kata dengan jelas.

  • Memberi jeda jika perlu untuk menyusun jawaban.

10. Siapkan Pertanyaan untuk Pewawancara

Di akhir interview, Anda mungkin diberi kesempatan untuk bertanya.

Contoh pertanyaan yang dapat diajukan:

  • Bagaimana proses orientasi bagi karyawan baru?

  • Seperti apa tim yang akan saya masuki?

  • Apa keterampilan yang paling dibutuhkan untuk posisi ini?

  • Bagaimana proses rekrutmen selanjutnya?

Pertanyaan yang relevan menunjukkan bahwa Anda tertarik pada posisi tersebut.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

Hindari beberapa hal berikut:

  • Menghafal jawaban kata demi kata.

  • Menjawab terlalu singkat tanpa penjelasan.

  • Memberikan informasi yang tidak sesuai fakta.

  • Menggunakan bahasa yang terlalu santai.

  • Datang tanpa mempelajari perusahaan.

  • Memotong pembicaraan pewawancara.

Tips Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Halaman Selanjutnya
img_title